Skip to content
Kilas Nusa

Kilas Nusa

Collaborative, Informative, Innovative

Primary Menu
  • Home
  • Politics & Law
  • Education
  • Technology
  • Economy & Business
  • Health & Lifestyle
  • Tourism
  • Sports
  • Opinion

Indonesia Emas, 74 Kilogram Emas, dan Nilai Sebuah Kepercayaan

Adi Prayuda 12 July 2026
Adi Prayuda, Dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIZAR (Foto: Dok. Pribadi)

Setiap bangsa membutuhkan mimpi besar. Indonesia memiliki Indonesia Emas 2045 sebagai arah pembangunan menuju negara yang maju, berdaya saing, dan sejahtera. Kata emas dipilih karena menggambarkan sesuatu yang bernilai tinggi, sesuatu yang layak diperjuangkan oleh seluruh anak bangsa.

Namun, kehidupan kadangkala menghadirkan ironi yang sulit diabaikan.

Di saat masyarakat sedang diajak membayangkan Indonesia Emas, ruang-ruang pemberitaan justru dipenuhi kabar mengenai penyitaan uang miliaran rupiah dan 74 kilogram emas dalam perkara dugaan korupsi. Jika dihitung menggunakan harga emas saat ini sekitar Rp2,65 juta per gram, nilainya diperkirakan mencapai sekitar Rp196 miliar.

Dua-duanya berbicara tentang emas. Yang satu adalah emas sebagai cita-cita. Yang satunya lagi adalah emas yang menjadi barang bukti.

Tentu keduanya tidak bisa dicampuradukkan. Proses hukum harus tetap dihormati dan asas praduga tak bersalah wajib dijunjung tinggi. Namun, ironi tersebut menghadirkan ruang refleksi yang penting: menuju Indonesia Emas ternyata bukan hanya soal mengejar angka pertumbuhan ekonomi atau membangun infrastruktur, tetapi juga tentang menjaga integritas.

Dalam dunia pemasaran, saya belajar bahwa membangun kepercayaan jauh lebih sulit daripada membangun popularitas. Sebuah merek dapat dikenal oleh banyak orang melalui iklan, tetapi hanya akan dipercaya apabila perilakunya sesuai dengan apa yang dijanjikan.

Begitu pula sebuah negara.

Visi Indonesia Emas adalah janji bersama kepada seluruh rakyat. Janji bahwa kehidupan akan semakin baik, pelayanan publik semakin berkualitas, kesempatan semakin terbuka, dan keadilan semakin dirasakan.

Namun, dalam mindful marketing, sebuah janji tidak pernah cukup hanya untuk didengar. Janji harus dirasakan.

Kepercayaan publik lahir bukan dari banyaknya slogan yang dipasang, melainkan dari pengalaman masyarakat ketika berhadapan dengan negara. Saat mengurus pelayanan tanpa dipersulit. Saat melihat hukum berlaku sama bagi semua orang. Saat jabatan dijalankan sebagai amanah, bukan sebagai privilese.

pasang iklan di sini

Disanalah letak tantangan terbesar Indonesia Emas.

Kita mungkin mampu membangun gedung yang lebih tinggi, jalan yang lebih panjang, atau teknologi yang lebih canggih. Namun, membangun kepercayaan membutuhkan sesuatu yang jauh lebih sulit: konsistensi.

Dalam mindful marketing, ada istilah trust gap, yaitu jarak antara apa yang dijanjikan dengan apa yang dirasakan. Semakin kecil jarak itu, semakin kuat kepercayaan. Sebaliknya, jika masyarakat terus mendengar narasi yang indah tetapi berkali-kali disuguhi kenyataan yang bertolak belakang, maka kepercayaan perlahan berubah menjadi sinisme.

Karena itu, setiap perkara dugaan korupsi yang terungkap sesungguhnya bukan hanya persoalan hukum, tapi juga menjadi pengingat bahwa pekerjaan membangun integritas belum selesai.

Harapan masyarakat tentu sederhana, yakni agar seluruh proses berlangsung secara profesional, transparan, dan memberikan rasa keadilan. Kepercayaan kepada negara justru akan tumbuh ketika hukum mampu berdiri tegak tanpa membedakan siapapun.

Mindfulness mengajarkan kita untuk tidak larut dalam euforia, tetapi juga tidak tenggelam dalam pesimisme. Kita melihat kenyataan apa adanya, lalu memilih untuk bertindak lebih baik.

Indonesia Emas, untuk saling menguatkan, bukanlah tujuan yang mustahil, tetapi juga bukan sesuatu yang akan lahir hanya karena sering diucapkan. Membutuhkan karakter, keteladanan, dan keberanian untuk terus membersihkan diri dari praktik-praktik yang menggerus kepercayaan publik.

Kita, yang ingin Indonesia maju, rasanya akan sama-sama percaya bahwa bangsa yang benar-benar emas bukanlah bangsa yang sekadar memiliki cadangan emas terbesar atau menyita emas dalam jumlah fantastis. Bangsa yang benar-benar emas adalah bangsa yang menjadikan kejujuran sebagai budaya, integritas sebagai kebiasaan, dan kepercayaan sebagai kekayaan yang paling berharga.

Semoga, ketika tahun 2045 benar-benar tiba, masyarakat tidak lagi mengingat Indonesia karena berita tentang kilogram emas yang disita, tetapi karena keberhasilannya menghadirkan pemerintahan yang dipercaya dan kesejahteraan yang dirasakan oleh seluruh rakyat. (*)

Continue Reading

Previous: Struk ATM, Marketing, dan Perilaku yang Membentuk Bumi
Next: Sena, Polisi, dan Cara Cerita Mengubah Persepsi

Trending Now

Ketika Mindfulness Bertemu Media Sosial: Pentingnya Konteks dalam Memaknai Sebuah Pesan 1

Ketika Mindfulness Bertemu Media Sosial: Pentingnya Konteks dalam Memaknai Sebuah Pesan

19 September 2026
PT Lombok Jingga Siapkan Green Tourism di Segui Sekaroh, Libatkan Masyarakat Lokal PT Lombok Jingga menghadiri Temu Usaha Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan RI di Bali 2

PT Lombok Jingga Siapkan Green Tourism di Segui Sekaroh, Libatkan Masyarakat Lokal

17 September 2026
Harga Sebuah Ego dalam Bisnis: Belajar dari Polemik Juicy Luicy dan Promotor Foto personil band Juicy Juicy, diambil dari situs: https://www.kompas.com/hype/read/2022/01/05/205904766/juicy-luicy-jadi-bagian-dalam-youtube-rewind-2021-lewat-lagu-lantas 3

Harga Sebuah Ego dalam Bisnis: Belajar dari Polemik Juicy Luicy dan Promotor

12 September 2026
Permission Before Attention: Pelajaran Penting dari Buku Islam Ala Prabowo Foto buku Islam Ala Prabowo, diambil dari situs: https://rmol.id/politik/read/2026/09/11/721363/buku-islam-ala-prabowo-bukan-produk-mui 4

Permission Before Attention: Pelajaran Penting dari Buku Islam Ala Prabowo

12 September 2026
Gus Dur Lahir, Munir Pergi, dan yang Tersisa untuk Indonesia Ilustrasi Tokoh Gus Dur dan Munir, dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). 5

Gus Dur Lahir, Munir Pergi, dan yang Tersisa untuk Indonesia

7 September 2026
Pelajaran dari Sanca Black: Datang untuk Minum, Pulang Membawa Pelajaran tentang Hidup Adi Prayuda, Dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIZAR (Foto: Dok. Pribadi) 6

Pelajaran dari Sanca Black: Datang untuk Minum, Pulang Membawa Pelajaran tentang Hidup

5 September 2026

Berita Terkait

Ketika Mindfulness Bertemu Media Sosial: Pentingnya Konteks dalam Memaknai Sebuah Pesan

Ketika Mindfulness Bertemu Media Sosial: Pentingnya Konteks dalam Memaknai Sebuah Pesan

19 September 2026
Harga Sebuah Ego dalam Bisnis: Belajar dari Polemik Juicy Luicy dan Promotor Foto personil band Juicy Juicy, diambil dari situs: https://www.kompas.com/hype/read/2022/01/05/205904766/juicy-luicy-jadi-bagian-dalam-youtube-rewind-2021-lewat-lagu-lantas

Harga Sebuah Ego dalam Bisnis: Belajar dari Polemik Juicy Luicy dan Promotor

12 September 2026
Permission Before Attention: Pelajaran Penting dari Buku Islam Ala Prabowo Foto buku Islam Ala Prabowo, diambil dari situs: https://rmol.id/politik/read/2026/09/11/721363/buku-islam-ala-prabowo-bukan-produk-mui

Permission Before Attention: Pelajaran Penting dari Buku Islam Ala Prabowo

12 September 2026
Gus Dur Lahir, Munir Pergi, dan yang Tersisa untuk Indonesia Ilustrasi Tokoh Gus Dur dan Munir, dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).

Gus Dur Lahir, Munir Pergi, dan yang Tersisa untuk Indonesia

7 September 2026
Pelajaran dari Sanca Black: Datang untuk Minum, Pulang Membawa Pelajaran tentang Hidup Adi Prayuda, Dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIZAR (Foto: Dok. Pribadi)

Pelajaran dari Sanca Black: Datang untuk Minum, Pulang Membawa Pelajaran tentang Hidup

5 September 2026
Road Barrier Rembiga dan Pelajaran Kedewasaan Adi Prayuda, Dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIZAR

Road Barrier Rembiga dan Pelajaran Kedewasaan

1 September 2026

Berita Terpopuler

Ketika Mindfulness Bertemu Media Sosial: Pentingnya Konteks dalam Memaknai Sebuah Pesan 1

Ketika Mindfulness Bertemu Media Sosial: Pentingnya Konteks dalam Memaknai Sebuah Pesan

19 September 2026
Guru Honorer SD Lombok Tengah Mengejar Keadilan: Tuntutan untuk SK Penempatan 2

Guru Honorer SD Lombok Tengah Mengejar Keadilan: Tuntutan untuk SK Penempatan

21 September 2023
Motor Cross Grand Prix (MXGP) 2024 Kembali Ke NTB dengan 2 Seri! 3

Motor Cross Grand Prix (MXGP) 2024 Kembali Ke NTB dengan 2 Seri!

21 September 2023
Langkah Cepat Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, untuk Membawa NTB ke Masa Depan: NTB Maju Melaju! 4

Langkah Cepat Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, untuk Membawa NTB ke Masa Depan: NTB Maju Melaju!

21 September 2023
Semangat Baru Partai Garuda di NTB: Pelatihan Calon Legislatif dan Strategi Politik untuk Pemilu 2024 5

Semangat Baru Partai Garuda di NTB: Pelatihan Calon Legislatif dan Strategi Politik untuk Pemilu 2024

21 September 2023
Jadwal Pendaftaran Pasangan Capres-Cawapres Pemilu 2024 Mulai Dibahas oleh DPR 6

Jadwal Pendaftaran Pasangan Capres-Cawapres Pemilu 2024 Mulai Dibahas oleh DPR

22 September 2023
Mogok Kerja Pekerja Apple Store di Prancis Saat Peluncuran iPhone 15 7

Mogok Kerja Pekerja Apple Store di Prancis Saat Peluncuran iPhone 15

22 September 2023

Katalog Berita

  • Advertorial
  • Berita NTB
  • Economy & Business
  • Health & Lifestyle
  • Olah Raga
  • Opinion
  • Tourism
  • Education
  • Politics & Law
  • Technology

Paling Sering Dilihat

Parkir Semrawut di Depan RS Cahaya Medika Praya Dikeluhkan Warga, Kawal NTB Desak Penegakan Aturan 1

Parkir Semrawut di Depan RS Cahaya Medika Praya Dikeluhkan Warga, Kawal NTB Desak Penegakan Aturan

5 June 2025
Pawon Pengsong NTB: Memanjakan Lidah dengan Olahan Sehat dan Ramah Lingkungan! 2

Pawon Pengsong NTB: Memanjakan Lidah dengan Olahan Sehat dan Ramah Lingkungan!

27 September 2023
SMPN 7 Mataram Menerapkan Project Based Learning pada Outing Class ke Destinasi Wisata Khusus di Lombok 3

SMPN 7 Mataram Menerapkan Project Based Learning pada Outing Class ke Destinasi Wisata Khusus di Lombok

29 October 2023
Allegation of Waqf Land Grabbing in Praya, Kawal NTB: Usage Rights Certificate Issued Carelessly! 4

Allegation of Waqf Land Grabbing in Praya, Kawal NTB: Usage Rights Certificate Issued Carelessly!

5 August 2025
300 Nakes Disiapkan untuk MotoGP Mandalika 2023, Fasilitas Medis di RSUD NTB Siap Menangani 5

300 Nakes Disiapkan untuk MotoGP Mandalika 2023, Fasilitas Medis di RSUD NTB Siap Menangani

30 September 2023
Gali Mimpi dan Harapan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 7 Mataram 2023-2024 6

Gali Mimpi dan Harapan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 7 Mataram 2023-2024

21 October 2023
Hj. Nurhaidah Ucapkan Selamat kepada Pj. Walikota Bima 7

Hj. Nurhaidah Ucapkan Selamat kepada Pj. Walikota Bima

26 September 2023

Ads

  • Home
  • Politics & Law
  • Education
  • Technology
  • Economy & Business
  • Health & Lifestyle
  • Tourism
  • Sports
  • Opinion
Copyright © 2023 KilasNusa.com