Skip to content
Kilas Nusa

Kilas Nusa

Collaborative, Informative, Innovative

Primary Menu
  • Home
  • Politics & Law
  • Education
  • Technology
  • Economy & Business
  • Health & Lifestyle
  • Tourism
  • Sports
  • Opinion

Perlukah Membuka Aplikasi untuk Membeli Segelas Kopi?

Membeli kopi kini sering diawali membuka aplikasi. Apakah teknologi benar-benar memudahkan pelanggan, atau justru menambah kerumitan?
Adi Prayuda 19 July 2026
Perlukah Membuka Aplikasi untuk Membeli Segelas Kopi?
Foto diambil dari situs: https://ottencoffee.co.id/

Dahulu, membeli segelas kopi adalah aktivitas yang sederhana. Kita datang ke warung kopi atau cafe, memesan, membayar, lalu menikmati kopi. Kini, di beberapa tempat, prosesnya bisa sedikit lebih panjang. Pelanggan diminta mengunduh aplikasi, membuat akun, masuk dengan nomor telepon, memindai kode QR, atau menggunakan aplikasi tertentu untuk mendapatkan harga yang lebih menarik.

Pertanyaannya bukan apakah semua itu salah. Pertanyaannya adalah, perlukah membuka aplikasi hanya untuk membeli segelas kopi?

Sekilas, tambahan beberapa langkah mungkin terasa sepele. Namun, jika hampir setiap merek memiliki aplikasinya sendiri, pelanggan akhirnya menyimpan belasan, bahkan puluhan aplikasi di ponselnya. Semua menawarkan poin, voucher, promo, dan notifikasi. Yang semula bertujuan mempermudah transaksi, perlahan juga menambah beban perhatian.

Di sisi lain, kita juga perlu memahami mengapa perusahaan berlomba membangun aplikasi. Bagi pelaku bisnis, aplikasi bukan sekadar alat pembayaran. Aplikasi adalah jembatan untuk mengenal pelanggan lebih dekat. Melalui aplikasi, perusahaan dapat memahami kebiasaan membeli, mengelola program loyalitas, memberikan promo yang lebih relevan, hingga memungkinkan pelanggan memesan sebelum tiba di gerai. Semua itu dapat meningkatkan efisiensi sekaligus mempererat hubungan dengan pelanggan.

Dari sudut pandang bisnis, langkah tersebut sangat masuk akal. Di era persaingan yang semakin ketat, mengenal pelanggan bukan lagi sebuah keunggulan, melainkan kebutuhan. Data membantu perusahaan mengambil keputusan yang lebih tepat daripada sekadar mengandalkan intuisi.

Namun, ada satu hal yang sering luput dari perhatian, yaitu pengalaman pelanggan itu sendiri.

Dalam pemasaran, dikenal konsep customer effort, yaitu seberapa besar usaha yang harus dilakukan pelanggan untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Semakin kecil usaha yang diperlukan, umumnya semakin nyaman pengalaman yang dirasakan. Tidak selalu dibutuhkan fitur yang rumit. Kadang-kadang, kemudahan justru menjadi nilai yang paling dihargai.

Masalah muncul ketika teknologi yang seharusnya menyederhanakan justru menambah langkah yang sebenarnya tidak perlu. Jika pelanggan harus melalui beberapa tahapan hanya untuk membeli produk yang sebelumnya dapat diperoleh dalam hitungan detik, perusahaan patut bertanya apakah digitalisasi benar-benar menciptakan kemudahan atau sekadar memindahkan kerumitan ke layar ponsel.

Tentu, tidak semua pelanggan memandang hal ini sebagai masalah. Banyak yang menikmati manfaat aplikasi. Poin loyalitas dapat ditukar dengan minuman gratis, promo menjadi lebih menarik, pembayaran lebih praktis, dan riwayat pembelian membantu mereka memesan menu favorit dengan lebih cepat. Bagi pelanggan yang rutin datang, aplikasi justru memberikan nilai tambah yang nyata.

pasang iklan di sini

Disinilah letak keseimbangannya. Aplikasi bukan sesuatu yang harus ditolak, tetapi juga bukan tujuan akhir. Teknologi seharusnya menjadi alat untuk memperbaiki pengalaman pelanggan, bukan sekadar sarana mengumpulkan data atau meningkatkan jumlah unduhan aplikasi.

Perusahaan tentu memiliki indikator keberhasilan, mulai dari jumlah pengguna aktif, tingkat retensi, hingga efektivitas promosi digital. Semua itu penting. Namun, di balik berbagai metrik tersebut, ada satu ukuran yang lebih sederhana: Apakah pelanggan merasa proses membeli menjadi lebih mudah dibanding sebelumnya?

Pada saat yang sama, konsumen juga memiliki peran untuk lebih bijak. Tidak setiap diskon sepadan dengan data pribadi yang kita berikan. Tidak setiap promo harus dikejar jika syaratnya membuat kita menyerahkan lebih banyak informasi daripada yang sebenarnya diperlukan. Kemudahan memang menyenangkan, tetapi kesadaran terhadap nilai data pribadi juga semakin penting di era digital.

Akhirnya, pertanyaan “Perlukah membuka aplikasi untuk membeli segelas kopi?” mungkin tidak memiliki jawaban yang sama untuk setiap orang. Ada pelanggan yang merasa terbantu, ada pula yang merasa dipersulit. Ada perusahaan yang menggunakan teknologi untuk benar-benar meningkatkan layanan, ada juga yang mungkin terlalu bersemangat mengejar data tanpa menyadari bahwa pelanggan mendambakan kesederhanaan.

Mungkin inilah saatnya kita sama-sama berhenti sejenak dan bertanya.

Bagi perusahaan, sudahkah setiap fitur, setiap formulir, dan setiap langkah tambahan benar-benar memberikan nilai bagi pelanggan? Ataukah kita mulai lebih sibuk mengejar angka unduhan dan pengguna aktif daripada menghadirkan pengalaman yang menyenangkan?

Bagi konsumen, sudahkah kita mempertimbangkan dengan bijak apa yang kita tukarkan demi sebuah kemudahan? Ketika secangkir kopi terasa lebih murah karena sebuah aplikasi, apakah kita benar-benar memahami nilai data dan perhatian yang kita berikan sebagai gantinya?

Sebab pada akhirnya, secanggih apapun teknologi yang digunakan, tujuan utamanya tetap sama: Membuat hidup manusia menjadi lebih mudah, bukan lebih rumit. (*)

Tags: aplikasi customer effort customer experience data pelanggan Digital Marketing kopi loyalitas pelanggan Perilaku Konsumen Teknologi Digital Transformasi Digital

Continue Reading

Previous: Setelah Kopi, Matcha, Teh, Apa Lagi yang Akan Viral?
Next: Brand Genericization: Ketika Merek Menjadi Nama Benda

Trending Now

Sambut PON 2028, Anak Muda NU NTB Dukung Gubernur Iqbal Pimpin KONI Pauzan Basri menyampaikan dukungan kepada Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal untuk memimpin KONI NTB 1

Sambut PON 2028, Anak Muda NU NTB Dukung Gubernur Iqbal Pimpin KONI

7 August 2026
UNIZAR Biology Students Undergo Field Work at NTB Quarantine Center, Strengthening Biosafety Competency Mahasiswa Biologi UNIZAR bersama pimpinan FMIPA dan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan NTB saat penyerahan peserta PKL. 2

UNIZAR Biology Students Undergo Field Work at NTB Quarantine Center, Strengthening Biosafety Competency

4 August 2026
KKN 40 UMMAT Bersama BPBD Lombok Barat Bangun Generasi Tangguh melalui Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana 3

KKN 40 UMMAT Bersama BPBD Lombok Barat Bangun Generasi Tangguh melalui Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana

4 August 2026
Dari Rp9 Ribu ke Rp120 Ribu: Apa yang Terjadi di Parkiran Pelabuhan Lembar? Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, NTB 4

Dari Rp9 Ribu ke Rp120 Ribu: Apa yang Terjadi di Parkiran Pelabuhan Lembar?

2 August 2026
Angka yang Salah dan Pertaruhan Marwah Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Presiden Indonesia ke-8. 5

Angka yang Salah dan Pertaruhan Marwah

1 August 2026
Laptop Tutup, Obrolan Buka: Pelajaran Marketing dari Kopsel Coffee di Jalan Harimau Kopsel Coffee 6

Laptop Tutup, Obrolan Buka: Pelajaran Marketing dari Kopsel Coffee di Jalan Harimau

1 August 2026

Berita Terkait

Dari Rp9 Ribu ke Rp120 Ribu: Apa yang Terjadi di Parkiran Pelabuhan Lembar? Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, NTB

Dari Rp9 Ribu ke Rp120 Ribu: Apa yang Terjadi di Parkiran Pelabuhan Lembar?

2 August 2026
Angka yang Salah dan Pertaruhan Marwah Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Presiden Indonesia ke-8.

Angka yang Salah dan Pertaruhan Marwah

1 August 2026
Laptop Tutup, Obrolan Buka: Pelajaran Marketing dari Kopsel Coffee di Jalan Harimau Kopsel Coffee

Laptop Tutup, Obrolan Buka: Pelajaran Marketing dari Kopsel Coffee di Jalan Harimau

1 August 2026
When Three Coffee Shops Stand Vertically in Tunjungan Plaza Tiga jaringan kedai kopi - Fore Coffee, Excelso, dan Starbucks - tampak berdiri secara vertikal di atrium Tunjungan Plaza, Surabaya, Minggu malam (26/7/2026)

When Three Coffee Shops Stand Vertically in Tunjungan Plaza

27 July 2026
Tring! by Pegadaian: Ketika Tubuh Ikut Memahami Kenaikan Harga Emas Foto emas, diambil dari https://pegadaian.co.id/artikel/emas/

Tring! by Pegadaian: Ketika Tubuh Ikut Memahami Kenaikan Harga Emas

26 July 2026
Ten New Campuses, To Solve Which Problems? Foto antrian pelamar kerja, diambil dari: Metrum.co.id

Ten New Campuses, To Solve Which Problems?

25 July 2026

Berita Terpopuler

Mafindo NTB Bersama Pesantren Alam Sayang Ibu Lombok Barat Melaksanakan Kegiatan Implementasi AI Ready Asean Bagi Para Pendidik 1

Mafindo NTB Bersama Pesantren Alam Sayang Ibu Lombok Barat Melaksanakan Kegiatan Implementasi AI Ready Asean Bagi Para Pendidik

19 January 2026
Mafindo NTB Bersama PGRI Kota Mataram Melaksanakan Kelas Kecerdasan Artifisial  – AI Goes to School MAFINDO 2

Mafindo NTB Bersama PGRI Kota Mataram Melaksanakan Kelas Kecerdasan Artifisial  – AI Goes to School MAFINDO

23 October 2025
Bukan Sekadar Bersih-Bersih, KKN UMMAT dan Warga Sesela Perkuat Ketangguhan Desa dari Risiko Bencana 3

Bukan Sekadar Bersih-Bersih, KKN UMMAT dan Warga Sesela Perkuat Ketangguhan Desa dari Risiko Bencana

18 July 2026
Segini Harga Resmi iPhone 15 di Indonesia 4

Segini Harga Resmi iPhone 15 di Indonesia

14 October 2023
KKN 40 UMMAT Bersama BPBD Lombok Barat Bangun Generasi Tangguh melalui Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana 5

KKN 40 UMMAT Bersama BPBD Lombok Barat Bangun Generasi Tangguh melalui Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana

4 August 2026
Sambut PON 2028, Anak Muda NU NTB Dukung Gubernur Iqbal Pimpin KONI Pauzan Basri menyampaikan dukungan kepada Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal untuk memimpin KONI NTB 6

Sambut PON 2028, Anak Muda NU NTB Dukung Gubernur Iqbal Pimpin KONI

7 August 2026
Pendaftaran Nomor Seluler Menggunakan Biometrik, Efektif? 7

Pendaftaran Nomor Seluler Menggunakan Biometrik, Efektif?

7 July 2026

Katalog Berita

  • Advertorial
  • Berita NTB
  • Economy & Business
  • Health & Lifestyle
  • Olah Raga
  • Opinion
  • Tourism
  • Education
  • Politics & Law
  • Technology

Paling Sering Dilihat

Parkir Semrawut di Depan RS Cahaya Medika Praya Dikeluhkan Warga, Kawal NTB Desak Penegakan Aturan 1

Parkir Semrawut di Depan RS Cahaya Medika Praya Dikeluhkan Warga, Kawal NTB Desak Penegakan Aturan

5 June 2025
Pawon Pengsong NTB: Memanjakan Lidah dengan Olahan Sehat dan Ramah Lingkungan! 2

Pawon Pengsong NTB: Memanjakan Lidah dengan Olahan Sehat dan Ramah Lingkungan!

27 September 2023
SMPN 7 Mataram Menerapkan Project Based Learning pada Outing Class ke Destinasi Wisata Khusus di Lombok 3

SMPN 7 Mataram Menerapkan Project Based Learning pada Outing Class ke Destinasi Wisata Khusus di Lombok

29 October 2023
Allegation of Waqf Land Grabbing in Praya, Kawal NTB: Usage Rights Certificate Issued Carelessly! 4

Allegation of Waqf Land Grabbing in Praya, Kawal NTB: Usage Rights Certificate Issued Carelessly!

5 August 2025
Hj. Nurhaidah Ucapkan Selamat kepada Pj. Walikota Bima 5

Hj. Nurhaidah Ucapkan Selamat kepada Pj. Walikota Bima

26 September 2023
Gali Mimpi dan Harapan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 7 Mataram 2023-2024 6

Gali Mimpi dan Harapan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 7 Mataram 2023-2024

21 October 2023
300 Nakes Disiapkan untuk MotoGP Mandalika 2023, Fasilitas Medis di RSUD NTB Siap Menangani 7

300 Nakes Disiapkan untuk MotoGP Mandalika 2023, Fasilitas Medis di RSUD NTB Siap Menangani

30 September 2023

Ads

  • Home
  • Politics & Law
  • Education
  • Technology
  • Economy & Business
  • Health & Lifestyle
  • Tourism
  • Sports
  • Opinion
Copyright © 2023 KilasNusa.com