Skip to content
Kilas Nusa

Kilas Nusa

Collaborative, Informative, Innovative

Primary Menu
  • Home
  • Politics & Law
  • Education
  • Technology
  • Economy & Business
  • Health & Lifestyle
  • Tourism
  • Sports
  • Opinion

Segelas Kopi yang Sama, Alasan Datangnya Berbeda

Dua orang bisa sama-sama memegang segelas kopi, tetapi membeli alasan yang berbeda. Persaingan merek seperti Fore dan Kopi Kenangan menunjukkan bahwa konsumen tidak hanya mengejar rasa, melainkan juga pengalaman, kemudahan, identitas, dan nilai yang mereka rasakan dari sebuah merek.
Adi Prayuda 25 July 2026
Foto Kopi Fore dan Kopi Kenangan, diambil dari: https://dailycoffeenews.id/kopi-kenangan-vs-fore/
Foto Kopi Fore dan Kopi Kenangan, diambil dari: https://dailycoffeenews.id/kopi-kenangan-vs-fore/

Di satu sudut kota ada orang yang sedang menikmati kopi dari Fore. Di sudut lain ada yang memegang gelas Kopi Kenangan. Jika hanya dilihat dari isinya, mungkin keduanya sama-sama kopi susu. Sama-sama dingin. Sama-sama diminum sambil membuka laptop atau berbincang dengan teman.

Namun, jika kita bertanya, “Mengapa mereka memilih merek itu?”, jawabannya belum tentu sama. Konsumen tidak sekadar membeli kopi. Mereka membeli sesuatu yang melampaui kopi.

Dalam teori Jobs to Be Done yang diperkenalkan Clayton Christensen, orang tidak benar-benar membeli sebuah produk. Mereka “mempekerjakan” produk tersebut untuk menyelesaikan pekerjaan tertentu dalam hidupnya. Pekerjaan itu bisa bersifat fungsional, emosional, maupun sosial.

Secara fungsional, Fore dan Kopi Kenangan sama-sama menjual kopi. Sama-sama menggunakan biji kopi Indonesia. Sama-sama menawarkan minuman berbasis espresso. Sama-sama hadir melalui aplikasi digital. Namun, di benak konsumen, keduanya menempati ruang yang berbeda.

Kopi Kenangan sejak awal membangun citra sebagai kopi yang akrab, mudah dijangkau, praktis, dan konsisten. Jaringan gerainya yang luas, harga yang relatif terjangkau, serta cita rasa yang familiar membuat banyak orang memilihnya sebagai teman aktivitas sehari-hari. Nilai yang ditawarkan bukan sekadar rasa kopi, melainkan kemudahan dan kepastian. Konsumen tahu apa yang akan mereka dapatkan setiap kali memesan.

Sebaliknya, Fore memilih posisi yang sedikit berbeda. Merek ini membangun persepsi sebagai kopi dengan pengalaman yang lebih premium. Mereka lebih berani menghadirkan karakter rasa yang kuat, bereksperimen dengan menu musiman, memperhatikan estetika penyajian, hingga menghadirkan pengalaman digital yang terasa lebih eksklusif. Yang dijual bukan hanya secangkir kopi, tetapi sensasi menikmati sesuatu yang terasa lebih spesial.

Perbedaannya bukan semata-mata soal kualitas. Lebih tepat jika dikatakan bahwa keduanya menawarkan perceived value yang berbeda.

Dalam ilmu pemasaran, perceived value adalah nilai yang dirasakan konsumen ketika membandingkan manfaat yang diterima dengan biaya yang mereka keluarkan. Manfaat itu tidak hanya berupa rasa, tetapi juga kenyamanan, citra diri, kemudahan, suasana, hingga pengalaman.

pasang iklan di sini

Karena itu, orang yang memilih Kopi Kenangan belum tentu sedang mencari kopi yang paling enak. Bisa jadi mereka sedang mencari sesuatu yang cepat, mudah ditemukan, dan terasa familiar. Sebaliknya, orang yang memilih Fore belum tentu sedang mencari kopi yang paling mahal. Mereka mungkin sedang mencari pengalaman yang berbeda, suasana tertentu, atau sekadar ingin memberi hadiah kecil untuk diri sendiri (treat yourself).

Di sinilah banyak pelaku usaha sering keliru membaca persaingan. Mereka mengira persaingan terjadi pada produk. Akibatnya, yang ditiru adalah resep, ukuran gelas, desain kemasan, bahkan harga. Padahal konsumen seringkali tidak berpindah merek karena rasa kopinya berubah, melainkan karena makna yang melekat pada merek tersebut berbeda.

Inilah kekuatan positioning. Positioning bukanlah slogan yang ditulis di materi promosi. Positioning adalah tempat yang berhasil ditempati sebuah merek di benak konsumennya.

Jika seseorang berkata, “Saya ingin kopi yang praktis dan sudah pasti cocok,” mungkin nama yang muncul adalah Kopi Kenangan. Sebaliknya, ketika seseorang ingin menikmati kopi dengan pengalaman yang terasa lebih premium atau ingin mencoba menu baru yang lebih eksploratif, Fore bisa menjadi pilihan yang langsung terlintas.

Menariknya, kedua merek ini tidak saling mengalahkan. Mereka justru membuktikan bahwa pasar kopi Indonesia cukup luas untuk berbagai posisi. Konsumen yang sama pun bisa memilih merek yang berbeda pada waktu yang berbeda. Pagi hari sebelum bekerja mungkin mereka memilih Kopi Kenangan karena cepat dan mudah dijangkau. Akhir pekan, mereka bisa saja memilih Fore karena ingin menikmati suasana dan mencoba menu musiman.

Bagi pelaku UMKM, pelajaran terpenting dari persaingan ini bukanlah bagaimana membuat kopi yang sama. Pelajarannya adalah bagaimana membuat alasan memilih yang berbeda. Sebab, konsumen jarang mengingat komposisi biji kopi atau kadar espresso. Mereka lebih mengingat bagaimana sebuah merek membuat mereka merasa.

Dan mungkin di situlah letak persaingan yang sesungguhnya. Bukan tentang siapa yang menyeduh kopi terbaik, melainkan siapa yang paling memahami alasan orang datang untuk meminumnya. (*)

Tags: Consumer Behavior Fore Coffee Kopi Kenangan Marketing Perceived Value Positioning

Continue Reading

Previous: Ayam Taliwang Bisa Mendunia, Asal Ceritanya Ikut Berangkat
Next: Sepuluh Kampus Baru, Untuk Menyelesaikan Masalah yang Mana?

Trending Now

UNIZAR Biology Students Undergo Field Work at NTB Quarantine Center, Strengthening Biosafety Competency Mahasiswa Biologi UNIZAR bersama pimpinan FMIPA dan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan NTB saat penyerahan peserta PKL. 1

UNIZAR Biology Students Undergo Field Work at NTB Quarantine Center, Strengthening Biosafety Competency

4 August 2026
KKN 40 UMMAT Bersama BPBD Lombok Barat Bangun Generasi Tangguh melalui Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana 2

KKN 40 UMMAT Bersama BPBD Lombok Barat Bangun Generasi Tangguh melalui Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana

4 August 2026
Dari Rp9 Ribu ke Rp120 Ribu: Apa yang Terjadi di Parkiran Pelabuhan Lembar? Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, NTB 3

Dari Rp9 Ribu ke Rp120 Ribu: Apa yang Terjadi di Parkiran Pelabuhan Lembar?

2 August 2026
Angka yang Salah dan Pertaruhan Marwah Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Presiden Indonesia ke-8. 4

Angka yang Salah dan Pertaruhan Marwah

1 August 2026
Laptop Tutup, Obrolan Buka: Pelajaran Marketing dari Kopsel Coffee di Jalan Harimau Kopsel Coffee 5

Laptop Tutup, Obrolan Buka: Pelajaran Marketing dari Kopsel Coffee di Jalan Harimau

1 August 2026
Mantan Anggota DPRD Loteng Soroti Syarat Dukungan KTP Pilkades, Seleksi Dinilai Penting Jika Calon Lebih dari Lima Mantan Anggota DPRD Lombok Tengah M Samsul Qomar memberikan pandangan mengenai syarat dukungan KTP pada Pilkades serentak. 6

Mantan Anggota DPRD Loteng Soroti Syarat Dukungan KTP Pilkades, Seleksi Dinilai Penting Jika Calon Lebih dari Lima

1 August 2026

Berita Terkait

Dari Rp9 Ribu ke Rp120 Ribu: Apa yang Terjadi di Parkiran Pelabuhan Lembar? Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, NTB

Dari Rp9 Ribu ke Rp120 Ribu: Apa yang Terjadi di Parkiran Pelabuhan Lembar?

2 August 2026
Angka yang Salah dan Pertaruhan Marwah Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Presiden Indonesia ke-8.

Angka yang Salah dan Pertaruhan Marwah

1 August 2026
Laptop Tutup, Obrolan Buka: Pelajaran Marketing dari Kopsel Coffee di Jalan Harimau Kopsel Coffee

Laptop Tutup, Obrolan Buka: Pelajaran Marketing dari Kopsel Coffee di Jalan Harimau

1 August 2026
When Three Coffee Shops Stand Vertically in Tunjungan Plaza Tiga jaringan kedai kopi - Fore Coffee, Excelso, dan Starbucks - tampak berdiri secara vertikal di atrium Tunjungan Plaza, Surabaya, Minggu malam (26/7/2026)

When Three Coffee Shops Stand Vertically in Tunjungan Plaza

27 July 2026
Tring! by Pegadaian: Ketika Tubuh Ikut Memahami Kenaikan Harga Emas Foto emas, diambil dari https://pegadaian.co.id/artikel/emas/

Tring! by Pegadaian: Ketika Tubuh Ikut Memahami Kenaikan Harga Emas

26 July 2026
Ten New Campuses, To Solve Which Problems? Foto antrian pelamar kerja, diambil dari: Metrum.co.id

Ten New Campuses, To Solve Which Problems?

25 July 2026

Berita Terpopuler

Mafindo NTB Bersama Pesantren Alam Sayang Ibu Lombok Barat Melaksanakan Kegiatan Implementasi AI Ready Asean Bagi Para Pendidik 1

Mafindo NTB Bersama Pesantren Alam Sayang Ibu Lombok Barat Melaksanakan Kegiatan Implementasi AI Ready Asean Bagi Para Pendidik

19 January 2026
Mafindo NTB Bersama PGRI Kota Mataram Melaksanakan Kelas Kecerdasan Artifisial  – AI Goes to School MAFINDO 2

Mafindo NTB Bersama PGRI Kota Mataram Melaksanakan Kelas Kecerdasan Artifisial  – AI Goes to School MAFINDO

23 October 2025
Bukan Sekadar Bersih-Bersih, KKN UMMAT dan Warga Sesela Perkuat Ketangguhan Desa dari Risiko Bencana 3

Bukan Sekadar Bersih-Bersih, KKN UMMAT dan Warga Sesela Perkuat Ketangguhan Desa dari Risiko Bencana

18 July 2026
Segini Harga Resmi iPhone 15 di Indonesia 4

Segini Harga Resmi iPhone 15 di Indonesia

14 October 2023
KKN 40 UMMAT Bersama BPBD Lombok Barat Bangun Generasi Tangguh melalui Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana 5

KKN 40 UMMAT Bersama BPBD Lombok Barat Bangun Generasi Tangguh melalui Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana

4 August 2026
UNIZAR Biology Students Undergo Field Work at NTB Quarantine Center, Strengthening Biosafety Competency Mahasiswa Biologi UNIZAR bersama pimpinan FMIPA dan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan NTB saat penyerahan peserta PKL. 6

UNIZAR Biology Students Undergo Field Work at NTB Quarantine Center, Strengthening Biosafety Competency

4 August 2026
Pendaftaran Nomor Seluler Menggunakan Biometrik, Efektif? 7

Pendaftaran Nomor Seluler Menggunakan Biometrik, Efektif?

7 July 2026

Katalog Berita

  • Advertorial
  • Berita NTB
  • Economy & Business
  • Health & Lifestyle
  • Olah Raga
  • Opinion
  • Tourism
  • Education
  • Politics & Law
  • Technology

Paling Sering Dilihat

Parkir Semrawut di Depan RS Cahaya Medika Praya Dikeluhkan Warga, Kawal NTB Desak Penegakan Aturan 1

Parkir Semrawut di Depan RS Cahaya Medika Praya Dikeluhkan Warga, Kawal NTB Desak Penegakan Aturan

5 June 2025
Pawon Pengsong NTB: Memanjakan Lidah dengan Olahan Sehat dan Ramah Lingkungan! 2

Pawon Pengsong NTB: Memanjakan Lidah dengan Olahan Sehat dan Ramah Lingkungan!

27 September 2023
SMPN 7 Mataram Menerapkan Project Based Learning pada Outing Class ke Destinasi Wisata Khusus di Lombok 3

SMPN 7 Mataram Menerapkan Project Based Learning pada Outing Class ke Destinasi Wisata Khusus di Lombok

29 October 2023
Allegation of Waqf Land Grabbing in Praya, Kawal NTB: Usage Rights Certificate Issued Carelessly! 4

Allegation of Waqf Land Grabbing in Praya, Kawal NTB: Usage Rights Certificate Issued Carelessly!

5 August 2025
Hj. Nurhaidah Ucapkan Selamat kepada Pj. Walikota Bima 5

Hj. Nurhaidah Ucapkan Selamat kepada Pj. Walikota Bima

26 September 2023
Gali Mimpi dan Harapan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 7 Mataram 2023-2024 6

Gali Mimpi dan Harapan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 7 Mataram 2023-2024

21 October 2023
300 Nakes Disiapkan untuk MotoGP Mandalika 2023, Fasilitas Medis di RSUD NTB Siap Menangani 7

300 Nakes Disiapkan untuk MotoGP Mandalika 2023, Fasilitas Medis di RSUD NTB Siap Menangani

30 September 2023

Ads

  • Home
  • Politics & Law
  • Education
  • Technology
  • Economy & Business
  • Health & Lifestyle
  • Tourism
  • Sports
  • Opinion
Copyright © 2023 KilasNusa.com