SPN dan KSPI NTB Sesalkan Aksi Anarkis di Depan DPRD, Ajak Buruh dan Masyarakat Jaga Kondusifitas

Kilas Nusa, Mataram – Aksi demonstrasi yang berlangsung di Kantor Polda NTB dan bergeser ke Kantor DPRD Provinsi NTB pada Sabtu (30/8/25) siang, berakhir ricuh. Sekitar pukul 13.30 WITA, kericuhan pecah hingga berujung pada pembakaran ban dan gedung DPRD Provinsi NTB.
Menanggapi hal tersebut, Serikat Pekerja Nasional (SPN) NTB bersama Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) NTB menyampaikan sikap tegas. Mereka menyesalkan adanya tindakan anarkis yang dilakukan dalam aksi tersebut, sebab dianggap tidak mencerminkan perjuangan buruh.
“Tindakan anarkis seperti pembakaran fasilitas umum tidaklah sejalan dengan perjuangan buruh dan justru merugikan masyarakat serta daerah kita semua,” tegas Ketua DPD SPN NTB sekaligus Pimpinan Daerah KSPI NTB, Lalu Wira Sakti, dalam rilis resmi yang diterima media.
Ia menambahkan, perjuangan buruh seharusnya tetap berada pada jalur yang damai dan bermartabat. Menurutnya, aspirasi kaum pekerja dan masyarakat dapat diperjuangkan melalui cara-cara yang baik tanpa harus merusak fasilitas publik.
Untuk itu, SPN dan KSPI NTB mengimbau seluruh buruh dan masyarakat agar mampu menahan diri serta menjaga ketertiban di tengah dinamika sosial dan politik yang terjadi.
“Kondusifitas Kota Mataram dan NTB adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita saling menjaga agar perjuangan kita tetap berada pada jalurnya demi kepentingan bersama,” ujar Lalu Wira Sakti.
Pihaknya berharap, ke depan, setiap bentuk penyampaian aspirasi bisa dilakukan dengan dialog terbuka dan penuh rasa saling menghormati, sehingga tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun daerah.