Mahasiswa Teknik UNIZAR Ahmad Yahya Raih Juara 2 Nasional di Kompetisi TKK 2025
Kilas Nusa, Mataram – Universitas Islam Al-Azhar (UNIZAR) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Ahmad Yahya, mahasiswa Fakultas Teknik UNIZAR, berhasil meraih Juara 2 Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) 2025 kategori Rumah Mini, mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kompetisi ini diselenggarakan oleh Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya pada 25–26 November 2025 di Surabaya.
Dalam wawancara pada Jumat (28/11/25), Ahmad mengungkapkan bahwa motivasi utamanya mengikuti kompetisi tersebut adalah untuk menguji kemampuan teknis yang dipelajari selama kuliah sekaligus membawa nama baik kampus.
“Saya ingin membuktikan bahwa mahasiswa UNIZAR dan NTB mampu bersaing secara nasional. Selain itu, saya ingin menerapkan ilmu konstruksi yang saya pelajari dalam bentuk karya nyata,” ujarnya.
Ahmad mengusung konsep rumah hemat material dengan sistem sambungan yang stabil, efisien, dan mudah dirangkai. Strategi pengerjaannya difokuskan pada penyelesaian komponen paling sulit di hari pertama, termasuk pemasangan partisi dan rangka kuda-kuda, sehingga pekerjaan berikutnya lebih cepat dan akurat.
Penggunaan material presisi, ketelitian tinggi, serta metode pengerjaan yang terukur menjadi faktor penting yang mendukung keberhasilannya meraih juara 2.
Selama kompetisi, Ahmad menghadapi tantangan berupa tuntutan presisi sambungan konstruksi dan pengaturan waktu di tengah rutinitas perkuliahan. Ia mengatasinya dengan membuat timeline kerja ketat, menyusun prioritas harian, serta mengevaluasi kekurangan dari pengalaman kompetisi tahun sebelumnya.
Ahmad menegaskan bahwa ilmu dari perkuliahan, seperti Struktur Bangunan, Mekanika Teknik, Metode Kerja, hingga penyusunan time schedule, sangat membantu dalam proses pengerjaan karyanya.
Penelitian tugas akhirnya yang mengangkat tema efektivitas pengendalian biaya proyek konstruksi juga memperkuat kemampuannya dalam bekerja cepat, rapi, dan terukur.
Ahmad berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UNIZAR lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani mengikuti kompetisi.
“Kompetisi bukan hanya soal menang, tetapi tentang belajar, melatih ketelitian, dan membuktikan potensi diri,” tuturnya.
Kampus yang berlandaskan nilai Islam rahmatan lil’alamin, mengedepankan keseimbangan antara ilmu, iman, dan amal, turut mengapresiasi capaian ini sebagai kontribusi positif yang menunjukkan potensi besar mahasiswa untuk bersaing di tingkat nasional.
