PSI NTB Disebut Jadi Magnet Baru, Mantan Ketua PUAN hingga Eks Jurnalis Mulai Merapat
Kilas Nusa, Mataram – Dinamika politik di Nusa Tenggara Barat kembali memanas. Kabar mundurnya Ketua Perempuan Partai Amanat Nasional (PUAN) NTB, Ina Maulina, SH, menjadi perbincangan hangat setelah muncul isu dirinya bersama sejumlah pengurus lainnya akan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) NTB.
Kabar tersebut akhirnya dibenarkan langsung oleh Ina Maulina. Perempuan yang dikenal sebagai lawyer ternama di NTB itu mengaku telah resmi mengajukan surat pengunduran dirinya dari jabatan Ketua PUAN NTB.
“Ya, saya sudah mengajukan surat pengunduran diri saya,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi.
Langkah politik Ina Maulina ternyata tidak dilakukan seorang diri. Sejumlah pengurus lainnya disebut ikut mengikuti jejaknya. Situasi ini pun memunculkan spekulasi baru terkait arah politik para tokoh perempuan yang selama ini dikenal aktif di panggung politik NTB.
Meski belum secara terbuka menyatakan bergabung dengan PSI, Ina mengakui sudah ada komunikasi intens dengan jajaran pengurus PSI NTB. Namun, ia masih enggan membeberkan detail pembicaraan tersebut.
“Kami sudah berkomunikasi dengan pengurus PSI NTB,” akunya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan dirinya masuk sebagai kader maupun pengurus PSI NTB, Ina memilih memberikan jawaban diplomatis namun penuh isyarat.
“Wait and see ya, pada saatnya kita akan sampaikan,” katanya tegas.
Sementara itu, Wakil Ketua DPW PSI NTB, M. Samsul Qomar, turut membenarkan adanya komunikasi dengan sejumlah tokoh perempuan di NTB, termasuk mantan Ketua PUAN NTB tersebut.
Menurutnya, komunikasi politik memang terus berjalan, namun pihaknya belum dapat menyampaikan perkembangan lebih jauh karena masih harus dibahas secara internal bersama Ketua DPW PSI NTB dan bidang organisasi partai.
“Saya matur (lapor) ke Pak Ketua dulu, nanti beliau yang rapatkan dengan Sekwil, OKK, serta pengurus yang lain,” ujarnya.
Meski demikian, pria yang akrab disapa MSQ itu tidak menampik kemungkinan bergabungnya sejumlah tokoh perempuan tersebut ke PSI NTB. Bahkan, ia memberi sinyal bahwa akan ada banyak figur baru yang segera merapat.
“Kita lihat saja nanti ya, karena banyak ini yang akan masuk,” papar mantan Ketua KONI Lombok Tengah itu.
Tak hanya tokoh perempuan politik, kabar mengejutkan lainnya juga datang dari kalangan media. MSQ mengungkapkan bahwa seorang mantan jurnalis sekaligus eks Kepala Biro media nasional juga telah menjalin komunikasi dengan PSI NTB.
“Iya betul, mantan Kepala Biro iNews sudah ngobrol. Nanti ya saya sampaikan dulu ke Ketua dan OKK,” ucapnya sambil tersenyum memberi kode.
Munculnya gelombang komunikasi politik menuju PSI NTB ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa partai berlambang gajah tersebut tengah menjadi magnet baru bagi sejumlah tokoh di NTB, baik dari kalangan politikus perempuan maupun insan media. Situasi ini pun diprediksi akan menambah dinamika dan peta kekuatan politik menjelang kontestasi politik mendatang di Nusa Tenggara Barat.
