Istiqomah Berdakwah Sejak 2003, TGH Nizam Zohri Bangun Pendidikan Umat dari Kampung Halaman
Kilas Nusa, Lombok Tengah – Sosok Tuan Guru Haji (TGH) Nizam Zohri dikenal sebagai ulama yang sederhana namun konsisten dalam berdakwah di tengah masyarakat. Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah Dasan Gundul, Desa Menemeng, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah ini telah menapaki perjalanan panjang dalam menyebarkan nilai-nilai keislaman, jauh sebelum dikenal luas seperti sekarang.
Dalam wawancara pada Selasa (28/4/2026), TGH Nizam Zohri dengan rendah hati menolak disebut sebagai ulama besar. Ia lebih memilih menyebut dirinya sebagai “guru ngaji biasa” yang pernah menimba ilmu di Pondok Pesantren Darunnadwah Dasan Ketujur Mesanggok Gerung.
“Tiang bukan ulama, hanya guru ngaji biasa yang kebetulan pernah mondok di Pondok Pesantren Darunnadwah,” ungkapnya.
Perjalanan dakwahnya ternyata sudah dimulai sejak masih menjadi santri. Ia mengisahkan, sejak tahun 2003 dirinya kerap “dijemput pulang” oleh masyarakat untuk mengisi pengajian, baik di kalangan ibu-ibu maupun bapak-bapak. Hingga kini, lebih dari dua dekade kemudian, ia tetap istiqomah berdakwah, bahkan hingga menjangkau berbagai dusun dan lintas kabupaten/kota.
“Dari dulu, sejak di pondok, sudah mulai ngaji di jamaah. Alhamdulillah sampai sekarang masih terus berjalan,” tuturnya.
Dalam perjalanan tersebut, tentu tidak lepas dari berbagai tantangan. TGH Nizam mengakui bahwa dinamika di masyarakat kerap menghadirkan pro dan kontra terhadap upaya dakwah dan pengembangan pendidikan yang ia jalankan, termasuk dalam membina diniyah, tahfiz, hingga pendidikan anak usia dini (PAUD).
“Tantangan pasti ada. Selalu ada yang kontra dengan perjuangan kita, tapi itu tidak menurunkan semangat. Semua kita lakukan demi dakwah di jalan Allah dan mencerdaskan anak-anak umat Nabi Muhammad SAW serta anak bangsa,” tegasnya.
Menurutnya, pendidikan agama memiliki peran yang sangat penting dan harus ditanamkan sejak usia dini. Ia meyakini bahwa pondasi keimanan yang kuat sejak kecil akan menjadi benteng bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.
“Pelajaran agama sangat penting ditanamkan sejak dini, agar pondasi agamanya kuat dan tidak mudah goyah saat dewasa nanti,” jelasnya.
Sebagai dai yang sering diundang mengisi pengajian di berbagai daerah, TGH Nizam juga memiliki pesan yang selalu ia tekankan kepada jamaah. Ia mengajak umat untuk menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat dengan penuh keikhlasan.
“Ikhlaskan hati dalam mencari ridho Ilahi, baik dalam urusan dunia maupun akhirat. Kerjakan dunia seolah hidup selamanya, dan kerjakan akhirat seakan kita mati besok pagi,” pesannya.
Ke depan, TGH Nizam Zohri memiliki harapan besar terhadap kampung halamannya. Ia ingin membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan terus berbenah dalam kebaikan.
“Semoga menjadi kampung yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, masyarakatnya istiqomah dalam kebaikan dan perbaikan,” harapnya.
Dengan dedikasi dan ketulusan yang ia tunjukkan selama ini, TGH Nizam Zohri menjadi contoh nyata bahwa dakwah tidak harus dimulai dari panggung besar, melainkan dari keikhlasan dan konsistensi dalam mengabdi kepada umat.
