MUSWIL Perdana GSI NTB Cetak Sejarah, Roby Satriawan Terpilih Aklamasi Pimpin DPW 2026–2031
Kilas Nusa, Mataram – Garda Sasak Indonesia (GSI) resmi menorehkan sejarah baru di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui penyelenggaraan Musyawarah Wilayah (MUSWIL) Perdana yang berlangsung di Lesehan Cemara Gerimak, Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (18/7/2026). Agenda organisasi tersebut menjadi momentum penting dalam pembentukan kepengurusan tingkat provinsi sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi di wilayah NTB.
Musyawarah Wilayah yang diikuti seluruh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Garda Sasak Indonesia se-NTB berlangsung dalam suasana demokratis, penuh kekeluargaan, dan menjunjung tinggi semangat musyawarah mufakat.
MUSWIL Perdana GSI NTB Resmi Digelar di Mataram
MUSWIL Perdana menjadi tonggak sejarah bagi Garda Sasak Indonesia di NTB. Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat wilayah, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi seluruh jajaran pengurus daerah dalam menyatukan visi, misi, serta arah perjuangan organisasi ke depan.
Seluruh rangkaian sidang pleno berjalan tertib dengan mengedepankan prinsip demokrasi. Berbagai agenda strategis organisasi dibahas dan disepakati bersama sebagai fondasi dalam memperkuat eksistensi Garda Sasak Indonesia di Provinsi NTB.
Keberhasilan penyelenggaraan MUSWIL ini sekaligus menunjukkan kesiapan organisasi dalam membangun tata kelola yang lebih profesional, solid, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Roby Satriawan Terpilih Aklamasi sebagai Ketua DPW GSI NTB
Puncak MUSWIL ditandai dengan penetapan Roby Satriawan sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Garda Sasak Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui mekanisme aklamasi.
Keputusan tersebut diambil secara bulat oleh seluruh peserta sidang sebagai bentuk kepercayaan terhadap kapasitas kepemimpinan Roby Satriawan untuk membawa Garda Sasak Indonesia semakin berkembang di NTB.
Roby Satriawan akan memimpin DPW Garda Sasak Indonesia NTB untuk masa bakti 2026–2031.
Penetapan secara aklamasi tersebut disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta MUSWIL sebagai simbol kuatnya persatuan dan kebersamaan dalam organisasi.
Terpilihnya Roby Satriawan diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat daerah, menjaga nilai-nilai budaya Sasak, mempererat persatuan masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan daerah dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ketua Umum DPP GSI Dorong Organisasi Menjadi Mitra Strategis Pemerintah
MUSWIL Perdana juga dihadiri Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Garda Sasak Indonesia, Amirudin, yang memberikan arahan kepada seluruh peserta.
Dalam sambutannya, Amirudin menekankan pentingnya membangun Garda Sasak Indonesia sebagai organisasi yang kuat, profesional, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
Selain itu, GSI juga diharapkan hadir sebagai organisasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program sosial, pemberdayaan, pelestarian budaya, hingga penguatan semangat kebangsaan.
Arahan tersebut menjadi salah satu pijakan bagi kepengurusan DPW GSI NTB periode 2026–2031 dalam menyusun program kerja yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Soliditas DPD Se-NTB Jadi Modal Penguatan Organisasi
MUSWIL Perdana dihadiri secara lengkap oleh seluruh Dewan Pengurus Daerah Garda Sasak Indonesia se-Provinsi NTB.
Adapun DPD yang hadir meliputi Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Barat, dan Kabupaten Sumbawa.
Kehadiran seluruh DPD menunjukkan tingginya komitmen serta soliditas internal organisasi dalam membangun Garda Sasak Indonesia sebagai wadah yang mampu menghimpun berbagai potensi daerah.
Tidak hanya dihadiri jajaran internal organisasi, kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dari unsur pemerintah dan aparat keamanan.
Tampak hadir perwakilan Polda NTB, Kabinda NTB, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi NTB, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan dukungan terhadap penguatan organisasi kemasyarakatan yang berperan dalam menjaga stabilitas sosial, mempererat persatuan, dan mendorong pembangunan daerah.
MUSWIL Perdana Menjadi Tonggak Sejarah Garda Sasak Indonesia di NTB
Seluruh agenda MUSWIL berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Setiap keputusan organisasi dihasilkan melalui mekanisme sidang pleno yang mengedepankan prinsip musyawarah dan mufakat.
Momentum ini menjadi awal perjalanan kepengurusan DPW Garda Sasak Indonesia NTB dalam menjalankan amanah organisasi selama lima tahun ke depan.
Lebih dari sekadar agenda organisasi, MUSWIL Perdana menjadi simbol lahirnya semangat baru bagi Garda Sasak Indonesia di Provinsi NTB. Dengan kepemimpinan baru di bawah Roby Satriawan, organisasi diharapkan semakin solid, bermartabat, serta mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Ke depan, Garda Sasak Indonesia diharapkan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen daerah dalam menjaga persatuan, melestarikan budaya Sasak, mendorong pembangunan daerah, dan memperkokoh semangat kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
