Skip to content
Kilas Nusa

Kilas Nusa

Kolaboratif, Informatif, Inovatif

Primary Menu
  • Home
  • Politik & Hukum
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kesehatan & Gaya Hidup
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Opini

Dari Rp9 Ribu ke Rp120 Ribu: Apa yang Terjadi di Parkiran Pelabuhan Lembar?

Kenaikan tarif parkir di Pelabuhan Lembar dari sekitar Rp9.000 per malam menjadi Rp5.000 per jam membuat saya terkejut. Bukan semata soal mahal atau murah, tetapi bagaimana komunikasi yang minim dapat mengubah pengalaman pelanggan menjadi hilangnya kepercayaan.
Adi Prayuda 2 August 2026
Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, NTB
Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, NTB

Beberapa bulan terakhir, saya dan istri cukup sering bolak-balik ke Bali. Jalur yang hampir selalu kami gunakan adalah Pelabuhan Lembar di Lombok menuju Padangbai di Bali. Polanya sederhana. Jika hanya beberapa hari di Bali, mobil kami titipkan di area parkir pelabuhan. Namun, jika perjalanan berlangsung beberapa minggu, kami biasanya memilih menyeberangkan mobil.

Selama ini, pengalaman menitip kendaraan di Pelabuhan Lembar berjalan baik-baik saja. Tarif parkir menginap sekitar Rp9.000 per malam menurut kami masih sangat wajar. Tidak murah sekali, tetapi juga tidak memberatkan. Yang terpenting, kami tahu apa yang harus dibayar dan merasa nyaman menggunakan fasilitas resmi.

Kamis malam, 30 Juli 2026, saya kembali mengantar keluarga menuju Bali. Saat memasuki gerbang parkir, perhatian saya langsung tertuju pada portal masuk yang tampak baru. Warnanya kuning cerah dan, yang lebih penting, akhirnya berfungsi. Selama ini portal masuk sering rusak sehingga pencatatan kendaraan dilakukan secara manual. Dalam hati saya berpikir, “Wah, sekarang sudah lebih modern.”

Setelah mobil diparkir, seorang petugas bertanya, “Pak, mobilnya menginap?” Karena saya mengira sistemnya kini sudah otomatis, pertanyaan itu terasa tidak lagi terlalu penting. Bukankah nanti lama parkir bisa langsung terbaca dari tiket yang keluar di portal?

“Iya,” jawab saya singkat.

Beberapa detik kemudian petugas menyampaikan informasi yang membuat saya terdiam.

“Sekarang tarifnya Rp5.000 per jam, Pak. Yang menginap juga dihitung per jam.”

Saya sempat memastikan lagi. “Sejak kapan?”

“Baru beberapa hari.”

Saat itu saya langsung berhitung cepat. Dalam sehari penuh, mobil yang hanya diam di tempat dikenakan sekitar Rp120.000. Angka yang sebelumnya sekitar Rp9.000 melonjak menjadi Rp120.000. Kenaikannya bukan dua atau tiga kali lipat, melainkan lebih dari sepuluh kali lipat.

Yang membuat saya terkejut bukan hanya nominalnya, tetapi karena saya tidak merasakan adanya perubahan fasilitas yang sebanding. Mobil tetap diparkir di ruang terbuka. Tetap terkena panas matahari, hujan, dan debu seperti sebelumnya. Satu-satunya perubahan yang langsung saya lihat hanyalah portal masuk parkir yang kini berfungsi lebih baik.

Masalahnya, malam itu saya tidak punya banyak pilihan. Jadwal keberangkatan kapal sudah dekat. Membatalkan perjalanan bukan opsi. Saya pun tetap meninggalkan mobil di sana.

pasang iklan di sini

Saat berjalan menuju area penumpang, saya sempat berbincang dengan seorang bapak yang menawarkan jasa pembelian tiket daring. Walaupun saya sudah memiliki tiket, kami sempat mengobrol sebentar.

“Parkiran sekarang mahal, Pak,” katanya. “Makanya banyak yang parkir di masjid. Bayarnya seikhlasnya.”

Saya hanya mengangguk pelan.

Entah pada perjalanan berikutnya saya akan tetap memilih parkir resmi atau justru mencari alternatif lain seperti yang diceritakan bapak tersebut.

Saya melihat persoalan ini bukan semata-mata soal tarif parkir, melainkan soal komunikasi pemasaran. Dalam marketing, konsumen sebenarnya tidak selalu menolak kenaikan harga. Banyak orang tetap rela membayar lebih mahal apabila mereka memahami alasan di baliknya dan merasakan nilai tambah yang diberikan.

Sebaliknya, kenaikan harga yang sangat drastis tanpa penjelasan yang sampai kepada konsumen akan memunculkan persepsi negatif. Konsumen merasa terkejut, merasa tidak dipersiapkan, bahkan bisa merasa diperlakukan tidak adil.

Bisa jadi pengelola memiliki alasan yang kuat. Mungkin ada investasi sistem baru, perubahan kebijakan, peningkatan biaya operasional, atau penyesuaian tarif yang memang sudah lama direncanakan. Sangat mungkin pula sosialisasi sebenarnya sudah dilakukan, hanya saja tidak menjangkau semua pengguna, termasuk saya.

Namun, dalam dunia pemasaran, persepsi konsumen seringkali lebih menentukan daripada niat baik perusahaan. Ketika informasi tidak sampai, yang tersisa di benak pelanggan hanyalah pengalaman mereka sendiri. Sayangnya, pengalaman itulah yang kemudian diceritakan dari mulut ke mulut.

Padahal, komunikasi yang baik sebenarnya dapat mengubah reaksi konsumen. Misalnya melalui papan informasi besar di pintu masuk, pemberitahuan beberapa minggu sebelumnya, penjelasan mengenai alasan perubahan tarif, atau informasi mengenai peningkatan keamanan dan pelayanan yang diperoleh pengguna. Penjelasan sederhana seperti itu cukup kok untuk membuat pelanggan berkata, “Oh, saya mengerti.”

Dalam kondisi ekonomi yang masih menuntut masyarakat berhitung cermat, selisih puluhan hingga ratusan ribu rupiah bukan lagi angka kecil. Konsumen akan mulai mencari alternatif yang lebih ekonomis, meskipun sebenarnya mereka lebih ingin menggunakan fasilitas resmi.

Persaingan hari ini bukan hanya terjadi ketika ada banyak pilihan. Bahkan layanan yang berada dalam posisi sangat dominan tetap perlu menjaga kepercayaan pelanggan. Sebab ketika rasa percaya mulai berkurang, konsumen akan selalu berusaha menemukan jalan lain.

Dalam marketing, harga memang penting, tetapi kepercayaan jauh lebih mahal. Dan kepercayaan hampir selalu dimulai dari komunikasi yang jujur, terbuka, dan mampu membuat pelanggan memahami mengapa mereka harus membayar lebih. (*)

Tags: Bali customer experience komunikasi pemasaran Lombok Marketing Opini Parkir Pelabuhan Lembar Pelabuhan Lembar Perilaku Konsumen Tarif Parkir

Continue Reading

Previous: Angka yang Salah dan Pertaruhan Marwah

Trending Now

Dari Rp9 Ribu ke Rp120 Ribu: Apa yang Terjadi di Parkiran Pelabuhan Lembar? Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, NTB 1

Dari Rp9 Ribu ke Rp120 Ribu: Apa yang Terjadi di Parkiran Pelabuhan Lembar?

2 August 2026
Angka yang Salah dan Pertaruhan Marwah Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Presiden Indonesia ke-8. 2

Angka yang Salah dan Pertaruhan Marwah

1 August 2026
Laptop Tutup, Obrolan Buka: Pelajaran Marketing dari Kopsel Coffee di Jalan Harimau Kopsel Coffee 3

Laptop Tutup, Obrolan Buka: Pelajaran Marketing dari Kopsel Coffee di Jalan Harimau

1 August 2026
Mantan Anggota DPRD Loteng Soroti Syarat Dukungan KTP Pilkades, Seleksi Dinilai Penting Jika Calon Lebih dari Lima Mantan Anggota DPRD Lombok Tengah M Samsul Qomar memberikan pandangan mengenai syarat dukungan KTP pada Pilkades serentak. 4

Mantan Anggota DPRD Loteng Soroti Syarat Dukungan KTP Pilkades, Seleksi Dinilai Penting Jika Calon Lebih dari Lima

1 August 2026
BPKH RI Edukasi Pengelolaan Dana Haji di UNIZAR, Tegaskan Transparansi dan Pengawasan Berlapis Diseminasi Strategi Pengelolaan dan Pengawasan Keuangan Haji BPKH RI di Gedung Teater Ahmad Firdaus Sukmono Universitas Islam Al-Azhar Mataram. 5

BPKH RI Edukasi Pengelolaan Dana Haji di UNIZAR, Tegaskan Transparansi dan Pengawasan Berlapis

30 July 2026
Ketika Tiga Kedai Kopi Berdiri Vertikal di Tunjungan Plaza Tiga jaringan kedai kopi - Fore Coffee, Excelso, dan Starbucks - tampak berdiri secara vertikal di atrium Tunjungan Plaza, Surabaya, Minggu malam (26/7/2026) 6

Ketika Tiga Kedai Kopi Berdiri Vertikal di Tunjungan Plaza

27 July 2026

Berita Terkait

Angka yang Salah dan Pertaruhan Marwah Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Presiden Indonesia ke-8.

Angka yang Salah dan Pertaruhan Marwah

1 August 2026
Laptop Tutup, Obrolan Buka: Pelajaran Marketing dari Kopsel Coffee di Jalan Harimau Kopsel Coffee

Laptop Tutup, Obrolan Buka: Pelajaran Marketing dari Kopsel Coffee di Jalan Harimau

1 August 2026
Ketika Tiga Kedai Kopi Berdiri Vertikal di Tunjungan Plaza Tiga jaringan kedai kopi - Fore Coffee, Excelso, dan Starbucks - tampak berdiri secara vertikal di atrium Tunjungan Plaza, Surabaya, Minggu malam (26/7/2026)

Ketika Tiga Kedai Kopi Berdiri Vertikal di Tunjungan Plaza

27 July 2026
Tring! by Pegadaian: Ketika Tubuh Ikut Memahami Kenaikan Harga Emas Foto emas, diambil dari https://pegadaian.co.id/artikel/emas/

Tring! by Pegadaian: Ketika Tubuh Ikut Memahami Kenaikan Harga Emas

26 July 2026
Sepuluh Kampus Baru, Untuk Menyelesaikan Masalah yang Mana? Foto antrian pelamar kerja, diambil dari: Metrum.co.id

Sepuluh Kampus Baru, Untuk Menyelesaikan Masalah yang Mana?

25 July 2026
Segelas Kopi yang Sama, Alasan Datangnya Berbeda Foto Kopi Fore dan Kopi Kenangan, diambil dari: https://dailycoffeenews.id/kopi-kenangan-vs-fore/

Segelas Kopi yang Sama, Alasan Datangnya Berbeda

25 July 2026

Berita Terpopuler

Dari Rp9 Ribu ke Rp120 Ribu: Apa yang Terjadi di Parkiran Pelabuhan Lembar? Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, NTB 1

Dari Rp9 Ribu ke Rp120 Ribu: Apa yang Terjadi di Parkiran Pelabuhan Lembar?

2 August 2026
Guru Honorer SD Lombok Tengah Mengejar Keadilan: Tuntutan untuk SK Penempatan 2

Guru Honorer SD Lombok Tengah Mengejar Keadilan: Tuntutan untuk SK Penempatan

21 September 2023
Motor Cross Grand Prix (MXGP) 2024 Kembali Ke NTB dengan 2 Seri! 3

Motor Cross Grand Prix (MXGP) 2024 Kembali Ke NTB dengan 2 Seri!

21 September 2023
Langkah Cepat Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, untuk Membawa NTB ke Masa Depan: NTB Maju Melaju! 4

Langkah Cepat Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, untuk Membawa NTB ke Masa Depan: NTB Maju Melaju!

21 September 2023
Semangat Baru Partai Garuda di NTB: Pelatihan Calon Legislatif dan Strategi Politik untuk Pemilu 2024 5

Semangat Baru Partai Garuda di NTB: Pelatihan Calon Legislatif dan Strategi Politik untuk Pemilu 2024

21 September 2023
Jadwal Pendaftaran Pasangan Capres-Cawapres Pemilu 2024 Mulai Dibahas oleh DPR 6

Jadwal Pendaftaran Pasangan Capres-Cawapres Pemilu 2024 Mulai Dibahas oleh DPR

22 September 2023
Mogok Kerja Pekerja Apple Store di Prancis Saat Peluncuran iPhone 15 7

Mogok Kerja Pekerja Apple Store di Prancis Saat Peluncuran iPhone 15

22 September 2023

Katalog Berita

  • Advertorial
  • Berita NTB
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kesehatan & Gaya Hidup
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik & Hukum
  • Teknologi

Paling Sering Dilihat

Parkir Semrawut di Depan RS Cahaya Medika Praya Dikeluhkan Warga, Kawal NTB Desak Penegakan Aturan 1

Parkir Semrawut di Depan RS Cahaya Medika Praya Dikeluhkan Warga, Kawal NTB Desak Penegakan Aturan

5 June 2025
Pawon Pengsong NTB: Memanjakan Lidah dengan Olahan Sehat dan Ramah Lingkungan! 2

Pawon Pengsong NTB: Memanjakan Lidah dengan Olahan Sehat dan Ramah Lingkungan!

27 September 2023
SMPN 7 Mataram Menerapkan Project Based Learning pada Outing Class ke Destinasi Wisata Khusus di Lombok 3

SMPN 7 Mataram Menerapkan Project Based Learning pada Outing Class ke Destinasi Wisata Khusus di Lombok

29 October 2023
Dugaan Penyerobotan Tanah Wakaf di Praya, Kawal NTB: Sertifikat Hak Pakai Diterbitkan Secara Ceroboh! 4

Dugaan Penyerobotan Tanah Wakaf di Praya, Kawal NTB: Sertifikat Hak Pakai Diterbitkan Secara Ceroboh!

5 August 2025
Gali Mimpi dan Harapan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 7 Mataram 2023-2024 5

Gali Mimpi dan Harapan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 7 Mataram 2023-2024

21 October 2023
Hj. Nurhaidah Ucapkan Selamat kepada Pj. Walikota Bima 6

Hj. Nurhaidah Ucapkan Selamat kepada Pj. Walikota Bima

26 September 2023
300 Nakes Disiapkan untuk MotoGP Mandalika 2023, Fasilitas Medis di RSUD NTB Siap Menangani 7

300 Nakes Disiapkan untuk MotoGP Mandalika 2023, Fasilitas Medis di RSUD NTB Siap Menangani

30 September 2023

Ads

  • Home
  • Politik & Hukum
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kesehatan & Gaya Hidup
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Opini
Copyright © 2023 KilasNusa.com