Mafindo NTB Bersama Pesantren Alam Sayang Ibu Lombok Barat Melaksanakan Kegiatan Implementasi AI Ready Asean Bagi Para Pendidik

Lombok Barat, 13 Januari 2026 – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) NTB bersama Pesantren Alam Sayang Ibu telah melaksanakan kegiatan implementasi pelatihan AI Ready ASEAN bagi para pendidik secara offline. AI Ready ASEAN merupakan kelanjutan dari kemitraan antara ASEAN Foundation dan Google.org yang bertujuan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan yang siap menghadapi masa depan AI yang sedang berkembang. Program ini dilaksanakan di 10 negara ASEAN. Melalui kegiatan pelatihan ini berusaha untuk memberdayakan lebih dari 5.500.000 juta jiwa warga ASEAN tentang keterampilan AI. di Indonesia program AI Ready ASEAN bekerja sama dengan berbagai Learning Implementation Partner (LIP), seperti Mafindo, Ruang Guru, Kaizen, Coding Bee dan Bebras.
Tercatat 25 peserta yang terdiri dari 10 laki-laki dan 15 perempuan mengikuti kegiatan implementasi pelatihan AI Ready ASEAN bagi para pendidik secara offline di Pesantren Alam Sayang Ibu, Lombok Barat. Dukungan penuh terhadap kegiatan ini ditunjukkan dengan kehadiran Pimpinan Pesantren Alam Sayang Ibu, Bapak Dr. Jamaludin, M.Ed., yang membuka secara resmi serta menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya workshop tersebut. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pesantren tidak boleh tertinggal dalam arus perkembangan teknologi global. Menurutnya, penguasaan literasi digital dan kecerdasan buatan oleh para guru merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa nilai-nilai pendidikan, akhlak, dan keilmuan tetap relevan serta mampu menjawab tantangan zaman.
Silabus AI Ready ASEAN dirancang untuk membangun literasi dan kompetensi fundamental AI bagi empat audiens target, salah satunya yakni kepada para pendidik (educators). Isi modul dikelompokkan ke dalam empat kategori utama: AI Fundamental (Dasar AI), AI Usage & Implementation (Penggunaan & Implementasi AI), AI Ethic, Privacy & Security (Etika, Privasi & Keamanan AI), Teaching About AI (Mengajar Tentang AI).
Selain itu, program ini juga menyediakan akses ke platform Learning Management System (LMS) pada institute.mafindo.or.id yang memungkinkan peserta
mengakses materi pelatihan implementasi secara fleksibel dan berkelanjutan. Selama mengikuti pelatihan hingga proses pengerjaan LMS, 25 peserta mendapatkan paparan materi serta pendampingan oleh trainer AI Ready MAFINDO NTB, yakni: Pia Kamalia, S.Sos.I, Andy Hardiyanti Hastuti, S.Kom., dan Humaeri Hamzah. Peserta yang menyelesaikan seluruh rangkaian modul akan memperoleh sertifikat internasional dari ASEAN Foundation sebagai bukti kompetensi literasi AI yang telah mereka capai.
Sementara itu, tim pelaksana dari MAFINDO NTB dipimpin oleh Koordinator Wilayah, Nurliya Ni’matul Rohmah, yang dalam pengantarnya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu langkah awal implementasi program AI Ready ASEAN di lingkungan pendidikan berbasis pesantren di Lombok Barat. Oleh karena itu, pelaksanaan workshop di pesantren menjadi upaya perluasan jangkauan literasi AI agar lebih inklusif dan kontekstual.
Pernyataan tersebut sejalan dengan testimoni salah satu peserta, M. Zaenal Abidin, M.Pd, guru Bahasa Inggris Pesantren Alam Sayang Ibu, yang merasakan betul bagaimana pelatihan ini memberikannya banyak pengalaman, terutama terkait bagaimana mengimplementasikan AI dengan penuh tanggung jawab, yang kelak akan ia terapkan, baik saat mengajar di kelas maupun dalam kesehariannya sebagai seorang pendidik.
