Hadirkan Praktisi Perbankan Internasional, Sivitas FEB UNIZAR Mendapat Kuliah Umum tentang Pilar Corporate Finance
Kilas Nusa, Mataram – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Al-Azhar (UNIZAR) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkaya wawasan mahasiswa melalui kegiatan akademik inspiratif. Pada Jumat (13/3/2026), FEB UNIZAR menyelenggarakan kegiatan Stadium General bertema “Value Drivers: Mastering the Core Pillars of Corporate Finance” yang berlangsung di Aula Abdurrahim Universitas Islam Al-Azhar.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan universitas, di antaranya Ketua Senat Akademik UNIZAR, Rektor UNIZAR, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, para Wakil Dekan, Ketua Program Studi, dosen, serta mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan UNIZAR.
Ketua panitia kegiatan, Ahmad Suhendri, SE., ME, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis kepada mahasiswa mengenai konsep keuangan perusahaan yang banyak digunakan dalam dunia industri.
“Stadium General ini mengangkat tema Value Drivers: Mastering the Core Pillars of Corporate Finance yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai fakultas di Universitas Islam Al-Azhar. Untuk membedah topik ini, kita menghadirkan seorang praktisi yang telah lama berkecimpung di dunia perbankan investasi dan manajemen risiko,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa narasumber yang hadir adalah Christeven Hartanto, seorang praktisi perbankan yang saat ini menjabat sebagai Vice President – Business Execution and International Business Risk and Control. Dengan pengalaman profesional yang luas di bidang keuangan, tata kelola perusahaan, dan manajemen risiko, kehadiran narasumber diharapkan dapat memberikan wawasan nyata mengenai praktik corporate finance di industri global.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIZAR, Muhamad Sayuti, SE., MM, membuka sambutannya dengan sebuah pantun yang mencerminkan suasana Ramadan yang penuh kebersamaan.
“Pergi ke pasar membeli kurma, Kurma manis untuk berbuka. Bulan Ramadhan penuh berkah kita bersama, Stadium general hari ini semoga membawa ilmu yang mulia,” ucapnya.
Ia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut di bulan suci Ramadan, yang tidak hanya menjadi momentum meningkatkan ibadah, tetapi juga kesempatan untuk menambah ilmu pengetahuan.
Menurutnya, tema yang diangkat dalam stadium general sangat relevan dengan perkembangan dunia bisnis modern. Dalam dunia corporate finance, pemahaman mengenai faktor-faktor utama yang mendorong nilai perusahaan (value drivers) menjadi hal yang sangat penting.
“Perusahaan tidak hanya dituntut untuk memperoleh keuntungan, tetapi juga harus mampu mengelola sumber daya secara efektif, mengambil keputusan investasi yang tepat, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan,” jelasnya.
Dalam sambutannya, Muhamad Sayuti berharap kegiatan ini mampu memperluas perspektif mahasiswa mengenai penerapan ilmu keuangan di dunia profesional.
“Melalui kegiatan stadium general ini, saya berharap para mahasiswa dapat memperoleh wawasan baru serta memahami bagaimana ilmu yang dipelajari di bangku kuliah dapat diterapkan secara nyata dalam dunia industri,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat agar kesempatan berharga tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Dekan FEB UNIZAR secara resmi membuka kegiatan Stadium General tersebut.
Dalam pemaparannya, Christeven Hartanto menjelaskan bahwa tujuan utama corporate finance adalah memaksimalkan nilai perusahaan melalui pengelolaan sumber daya secara optimal dengan tetap menyeimbangkan antara risiko dan keuntungan.
Ia menjelaskan bahwa dalam praktiknya, manajemen keuangan perusahaan selalu berhadapan dengan tiga pertanyaan utama, yaitu: Di mana perusahaan harus menginvestasikan dana yang dimiliki? Dari mana perusahaan memperoleh sumber pendanaan? Apa yang harus dilakukan dengan keuntungan yang diperoleh?
Menurutnya, terdapat beberapa pilar penting dalam corporate finance yang harus dipahami oleh calon profesional di bidang ekonomi dan bisnis.
Pertama, keputusan investasi (investing decision). Pada tahap ini perusahaan harus menentukan proyek atau aset mana yang layak dibiayai untuk menghasilkan keuntungan jangka panjang. Tim keuangan biasanya menganalisis berbagai indikator seperti Internal Rate of Return (IRR) dan Net Present Value (NPV) untuk menentukan investasi terbaik.
Kedua, keputusan pendanaan (financing decision). Perusahaan dapat memperoleh sumber dana dari berbagai alternatif seperti modal sendiri, pinjaman bank, investasi langsung, hingga pendanaan publik. Namun setiap sumber dana memiliki biaya yang berbeda sehingga perusahaan harus mencari kombinasi terbaik antara utang dan ekuitas guna memperoleh biaya modal yang optimal.
Ketiga, keputusan pembagian keuntungan (dividend decision). Perusahaan harus menentukan apakah laba yang diperoleh akan dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen atau ditahan kembali untuk investasi dan pertumbuhan perusahaan di masa depan.
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan berbagai strategi untuk meningkatkan nilai perusahaan, di antaranya meningkatkan margin keuntungan, memaksimalkan pemanfaatan aset perusahaan, melakukan reinvestasi untuk pertumbuhan, serta memanfaatkan strategi pendanaan yang tepat melalui leverage keuangan.
Menutup pemaparannya, Christeven mengibaratkan perusahaan sebagai sebuah mesin penghasil uang, sementara corporate finance berfungsi sebagai panduan untuk membangun, mengoperasikan, dan mendistribusikan hasil dari mesin tersebut secara efektif.
“Corporate finance bukan sekadar soal angka dan spreadsheet. Ia adalah alat strategis untuk membangun nilai perusahaan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Melalui kegiatan stadium general ini, mahasiswa UNIZAR diharapkan tidak hanya memahami konsep keuangan secara teoritis, tetapi juga mampu melihat bagaimana konsep tersebut diterapkan secara nyata dalam dunia bisnis global.
