Skip to content
Kilas Nusa

Kilas Nusa

Collaborative, Informative, Innovative

Primary Menu
  • Home
  • Politics & Law
  • Education
  • Technology
  • Economy & Business
  • Health & Lifestyle
  • Tourism
  • Sports
  • Opinion

Tring! by Pegadaian: Ketika Tubuh Ikut Memahami Kenaikan Harga Emas

Tidak semua iklan harus berteriak agar didengar. Di Bandara Lombok, Pegadaian justru memanfaatkan anak tangga untuk menceritakan kenaikan harga emas dari tahun ke tahun. Hasilnya bukan sekadar promosi, melainkan pengalaman yang membuat orang memahami pesan tanpa merasa sedang dijual. Inilah pelajaran bahwa marketing terbaik bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi menciptakan momen yang membekas.
Adi Prayuda 26 July 2026
Foto salah satu tangga di BIZAM, pada Minggu (26/07/26)

Ada kebiasaan kecil yang selalu saya lakukan ketika berada di bandara. Saat banyak orang memilih eskalator, saya lebih sering memilih tangga. Selain sekadar melatih otot kaki, rasanya lebih menyenangkan karena tubuh tetap bergerak.

Namun, pengalaman di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) menuju penerbangan ke Surabaya hari ini, Minggu (26/07/26), berbeda.

Istri saya memilih eskalator, sementara saya kembali menaiki tangga. Baru kali ini saya menyadari bahwa setiap anak tangga menampilkan harga emas pada tahun yang berbeda. Semakin tinggi saya melangkah, semakin tinggi pula harga emas yang saya baca. Di bagian paling atas, muncul satu pesan sederhana: Tring! by Pegadaian.

Saya langsung berpikir, ini cerdas. Bukan karena iklannya besar. Bukan pula karena menggunakan teknologi yang rumit. Yang membuatnya menarik adalah cara tim Tring! by Pegadaian mengubah data menjadi pengalaman.

Selama ini kita mengenal kenaikan harga emas sebagai deretan angka dalam grafik atau tabel. Kita membacanya dengan mata, lalu selesai. Informasi itu tetap berada di kepala. Namun Tring! melakukan sesuatu yang berbeda: Membuat tubuh ikut memahami cerita tersebut.

Setiap kali kaki naik satu anak tangga, harga emas juga ikut naik. Langkah demi langkah, tubuh merasakan adanya “kenaikan”. Apa yang sebelumnya hanya berupa angka kini berubah menjadi pengalaman fisik. Pikiran dan tubuh menerima pesan yang sama secara bersamaan.

Disinilah letak kecerdasannya! Dalam psikologi kognitif terdapat konsep embodied cognition, yaitu gagasan bahwa cara manusia memahami sesuatu tidak hanya melalui proses berpikir, tetapi juga melalui pengalaman tubuh. Gerakan, sentuhan, posisi tubuh, bahkan cara kita berinteraksi dengan ruang, dapat memengaruhi bagaimana sebuah informasi dimaknai.

Tanpa harus membaca artikel tentang investasi emas, kita memperoleh pemahaman yang jauh lebih konkret. Kita tidak sekadar melihat bahwa harga emas meningkat dari tahun ke tahun. Kita benar-benar “menaiki” kenaikan tersebut.

pasang iklan di sini

Inilah perbedaan antara komunikasi dan pengalaman. Komunikasi hanya menyampaikan pesan. Pengalaman membuat pesan itu hidup.

Tentu saja, tidak berarti setiap orang yang menaiki tangga itu akan langsung membuka aplikasi Tring! atau membeli emas. Efektivitas sebuah kampanye tetap harus diukur dengan data, bukan hanya dengan kesan sesaat. Namun, sebagai sebuah gagasan komunikasi, pendekatan ini menunjukkan arah yang menarik bagi dunia pemasaran.

Banyak aktivitas pemasaran berhenti pada tahap memberi tahu. Brosur menjelaskan manfaat produk. Iklan menampilkan angka diskon. Video memperlihatkan keunggulan layanan. Semua itu berbicara kepada pikiran. Namun, pengalaman berbicara kepada tubuh. Dan ketika tubuh ikut terlibat, ingatan biasanya bertahan lebih lama.

Pelajaran ini sebenarnya jauh melampaui promosi investasi emas. Hampir semua merek dapat memikirkan cara membawa pesan mereka keluar dari layar, keluar dari baliho, lalu masuk ke pengalaman nyata konsumen.

Destinasi wisata dapat membuat pengunjung benar-benar merasakan sejarah, bukan sekadar membacanya di papan informasi. Museum dapat mengubah data menjadi perjalanan yang dialami tubuh. Kampus dapat membuat calon mahasiswa mengalami budaya akademiknya, bukan hanya mendengar presentasi. Bahkan UMKM pun bisa merancang kemasan, ruang, atau proses pelayanan yang membuat nilai produknya terasa, bukan sekadar diceritakan.

Konsumen tidak hanya membeli apa yang mereka pahami. Mereka lebih sering membeli apa yang pernah mereka rasakan. Dan itulah pelajaran paling menarik dari beberapa anak tangga di BIZAM. Bahwa marketing yang efektif bukan selalu yang paling banyak berbicara, melainkan yang mampu menghubungkan sebuah pesan dengan pengalaman manusia.

Sebab ketika setiap pijakan kaki terasa sebagai kenaikan harga emas, yang naik bukan hanya tubuh menuju lantai berikutnya. Pemahaman konsumen pun ikut melangkah. (*)

Tags: bandara lombok branding experiential marketing investasi emas komunikasi pemasaran Marketing mindful marketing pegadaian Perilaku Konsumen Psikologi Konsumen

Continue Reading

Previous: Sepuluh Kampus Baru, Untuk Menyelesaikan Masalah yang Mana?
Next: Ketika Tiga Kedai Kopi Berdiri Vertikal di Tunjungan Plaza

Trending Now

Ketika Mindfulness Bertemu Media Sosial: Pentingnya Konteks dalam Memaknai Sebuah Pesan 1

Ketika Mindfulness Bertemu Media Sosial: Pentingnya Konteks dalam Memaknai Sebuah Pesan

19 September 2026
PT Lombok Jingga Siapkan Green Tourism di Segui Sekaroh, Libatkan Masyarakat Lokal PT Lombok Jingga menghadiri Temu Usaha Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan RI di Bali 2

PT Lombok Jingga Siapkan Green Tourism di Segui Sekaroh, Libatkan Masyarakat Lokal

17 September 2026
Harga Sebuah Ego dalam Bisnis: Belajar dari Polemik Juicy Luicy dan Promotor Foto personil band Juicy Juicy, diambil dari situs: https://www.kompas.com/hype/read/2022/01/05/205904766/juicy-luicy-jadi-bagian-dalam-youtube-rewind-2021-lewat-lagu-lantas 3

Harga Sebuah Ego dalam Bisnis: Belajar dari Polemik Juicy Luicy dan Promotor

12 September 2026
Permission Before Attention: Pelajaran Penting dari Buku Islam Ala Prabowo Foto buku Islam Ala Prabowo, diambil dari situs: https://rmol.id/politik/read/2026/09/11/721363/buku-islam-ala-prabowo-bukan-produk-mui 4

Permission Before Attention: Pelajaran Penting dari Buku Islam Ala Prabowo

12 September 2026
Gus Dur Lahir, Munir Pergi, dan yang Tersisa untuk Indonesia Ilustrasi Tokoh Gus Dur dan Munir, dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). 5

Gus Dur Lahir, Munir Pergi, dan yang Tersisa untuk Indonesia

7 September 2026
Pelajaran dari Sanca Black: Datang untuk Minum, Pulang Membawa Pelajaran tentang Hidup Adi Prayuda, Dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIZAR (Foto: Dok. Pribadi) 6

Pelajaran dari Sanca Black: Datang untuk Minum, Pulang Membawa Pelajaran tentang Hidup

5 September 2026

Berita Terkait

Ketika Mindfulness Bertemu Media Sosial: Pentingnya Konteks dalam Memaknai Sebuah Pesan

Ketika Mindfulness Bertemu Media Sosial: Pentingnya Konteks dalam Memaknai Sebuah Pesan

19 September 2026
Harga Sebuah Ego dalam Bisnis: Belajar dari Polemik Juicy Luicy dan Promotor Foto personil band Juicy Juicy, diambil dari situs: https://www.kompas.com/hype/read/2022/01/05/205904766/juicy-luicy-jadi-bagian-dalam-youtube-rewind-2021-lewat-lagu-lantas

Harga Sebuah Ego dalam Bisnis: Belajar dari Polemik Juicy Luicy dan Promotor

12 September 2026
Permission Before Attention: Pelajaran Penting dari Buku Islam Ala Prabowo Foto buku Islam Ala Prabowo, diambil dari situs: https://rmol.id/politik/read/2026/09/11/721363/buku-islam-ala-prabowo-bukan-produk-mui

Permission Before Attention: Pelajaran Penting dari Buku Islam Ala Prabowo

12 September 2026
Gus Dur Lahir, Munir Pergi, dan yang Tersisa untuk Indonesia Ilustrasi Tokoh Gus Dur dan Munir, dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).

Gus Dur Lahir, Munir Pergi, dan yang Tersisa untuk Indonesia

7 September 2026
Pelajaran dari Sanca Black: Datang untuk Minum, Pulang Membawa Pelajaran tentang Hidup Adi Prayuda, Dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIZAR (Foto: Dok. Pribadi)

Pelajaran dari Sanca Black: Datang untuk Minum, Pulang Membawa Pelajaran tentang Hidup

5 September 2026
Road Barrier Rembiga dan Pelajaran Kedewasaan Adi Prayuda, Dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIZAR

Road Barrier Rembiga dan Pelajaran Kedewasaan

1 September 2026

Berita Terpopuler

Ketika Mindfulness Bertemu Media Sosial: Pentingnya Konteks dalam Memaknai Sebuah Pesan 1

Ketika Mindfulness Bertemu Media Sosial: Pentingnya Konteks dalam Memaknai Sebuah Pesan

19 September 2026
Guru Honorer SD Lombok Tengah Mengejar Keadilan: Tuntutan untuk SK Penempatan 2

Guru Honorer SD Lombok Tengah Mengejar Keadilan: Tuntutan untuk SK Penempatan

21 September 2023
Motor Cross Grand Prix (MXGP) 2024 Kembali Ke NTB dengan 2 Seri! 3

Motor Cross Grand Prix (MXGP) 2024 Kembali Ke NTB dengan 2 Seri!

21 September 2023
Langkah Cepat Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, untuk Membawa NTB ke Masa Depan: NTB Maju Melaju! 4

Langkah Cepat Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, untuk Membawa NTB ke Masa Depan: NTB Maju Melaju!

21 September 2023
Semangat Baru Partai Garuda di NTB: Pelatihan Calon Legislatif dan Strategi Politik untuk Pemilu 2024 5

Semangat Baru Partai Garuda di NTB: Pelatihan Calon Legislatif dan Strategi Politik untuk Pemilu 2024

21 September 2023
Jadwal Pendaftaran Pasangan Capres-Cawapres Pemilu 2024 Mulai Dibahas oleh DPR 6

Jadwal Pendaftaran Pasangan Capres-Cawapres Pemilu 2024 Mulai Dibahas oleh DPR

22 September 2023
Mogok Kerja Pekerja Apple Store di Prancis Saat Peluncuran iPhone 15 7

Mogok Kerja Pekerja Apple Store di Prancis Saat Peluncuran iPhone 15

22 September 2023

Katalog Berita

  • Advertorial
  • Berita NTB
  • Economy & Business
  • Health & Lifestyle
  • Olah Raga
  • Opinion
  • Tourism
  • Education
  • Politics & Law
  • Technology

Paling Sering Dilihat

Parkir Semrawut di Depan RS Cahaya Medika Praya Dikeluhkan Warga, Kawal NTB Desak Penegakan Aturan 1

Parkir Semrawut di Depan RS Cahaya Medika Praya Dikeluhkan Warga, Kawal NTB Desak Penegakan Aturan

5 June 2025
Pawon Pengsong NTB: Memanjakan Lidah dengan Olahan Sehat dan Ramah Lingkungan! 2

Pawon Pengsong NTB: Memanjakan Lidah dengan Olahan Sehat dan Ramah Lingkungan!

27 September 2023
SMPN 7 Mataram Menerapkan Project Based Learning pada Outing Class ke Destinasi Wisata Khusus di Lombok 3

SMPN 7 Mataram Menerapkan Project Based Learning pada Outing Class ke Destinasi Wisata Khusus di Lombok

29 October 2023
Allegation of Waqf Land Grabbing in Praya, Kawal NTB: Usage Rights Certificate Issued Carelessly! 4

Allegation of Waqf Land Grabbing in Praya, Kawal NTB: Usage Rights Certificate Issued Carelessly!

5 August 2025
300 Nakes Disiapkan untuk MotoGP Mandalika 2023, Fasilitas Medis di RSUD NTB Siap Menangani 5

300 Nakes Disiapkan untuk MotoGP Mandalika 2023, Fasilitas Medis di RSUD NTB Siap Menangani

30 September 2023
Gali Mimpi dan Harapan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 7 Mataram 2023-2024 6

Gali Mimpi dan Harapan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 7 Mataram 2023-2024

21 October 2023
Hj. Nurhaidah Ucapkan Selamat kepada Pj. Walikota Bima 7

Hj. Nurhaidah Ucapkan Selamat kepada Pj. Walikota Bima

26 September 2023

Ads

  • Home
  • Politics & Law
  • Education
  • Technology
  • Economy & Business
  • Health & Lifestyle
  • Tourism
  • Sports
  • Opinion
Copyright © 2023 KilasNusa.com