FAI UNIZAR Dorong Mahasiswa Kuasai Ekonomi Digital, UMKM Lokal Didorong Menembus Pasar Global
Kilas Nusa, Mataram — Perkembangan ekonomi digital saat ini membuka peluang besar bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar hingga ke tingkat internasional. Transformasi ini menjadi perhatian Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Al-Azhar (UNIZAR) yang terus mendorong mahasiswa agar memahami dinamika ekonomi berbasis teknologi.
Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Kuliah Praktisi yang digelar di Aula Abdurrahim UNIZAR, Senin (25/5/2026), dengan menghadirkan Founder Morikai, Erwin Irawan, sebagai narasumber utama.
Kegiatan yang mengangkat tema “UMKM Lokal Menuju Masyarakat Ekspor Internasional dengan Digitalisasi Trilink” ini diikuti oleh mahasiswa dan sivitas akademika FAI UNIZAR. Diskusi berlangsung interaktif dengan pembahasan seputar strategi penguatan UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
Dekan FAI UNIZAR, Muhammad Sayuti, S.E., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa perubahan era digital menuntut masyarakat untuk lebih adaptif terhadap teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia menilai, perkembangan teknologi telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, termasuk pola konsumsi dan transaksi ekonomi masyarakat.
“Perubahan zaman ini sangat nyata kita rasakan. Dahulu transaksi masih sederhana, sekarang semua bisa dilakukan hanya melalui perangkat digital. Ini menunjukkan betapa cepatnya transformasi yang terjadi,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa digitalisasi tidak hanya soal kemudahan akses, tetapi juga membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pasar secara efisien.
Sementara itu, narasumber Erwin Irawan membagikan pengalaman dalam membangun ekosistem UMKM yang mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional melalui pendekatan digital.
Menurutnya, tantangan utama UMKM saat ini bukan lagi pada kualitas produk semata, melainkan pada kemampuan dalam memasarkan produk secara efektif di ruang digital.
“Produk lokal kita sebenarnya sangat potensial. Yang dibutuhkan adalah strategi digital yang tepat agar bisa dikenal lebih luas, bahkan sampai ke pasar global,” ungkapnya.
Erwin juga mendorong generasi muda untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pelaku aktif dalam ekosistem ekonomi digital.
“Anak muda harus berani memulai. Jangan hanya menjadi penonton di era digital, tapi jadilah penggerak,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga membagikan perjalanan kariernya yang aktif di dunia organisasi dan kewirausahaan, mulai dari tingkat sekolah hingga nasional. Berbagai penghargaan di bidang wirausaha dan inovasi turut mengiringi kiprahnya, termasuk prestasi di tingkat nasional serta perannya sebagai Duta Ekspor Indonesia Timur.
Melalui kegiatan ini, FAI UNIZAR berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman akademik, tetapi juga mampu mengembangkan pola pikir kewirausahaan yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di era ekonomi digital global.
