Skip to content
Kilas Nusa

Kilas Nusa

Kolaboratif, Informatif, Inovatif

Primary Menu
  • Home
  • Politik & Hukum
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kesehatan & Gaya Hidup
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Opini

Ironi Marketing: Semakin Ingin Dipercaya, Semakin Sulit Dipercaya

Di era penuh hoaks dan kepalsuan, menjadi terlihat terpercaya tidak lagi cukup. Yang benar-benar dibutuhkan adalah membangun integritas agar kepercayaan tumbuh secara alami.
Adi Prayuda 16 July 2026
Adi Prayuda, Dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIZAR (Foto: Dok. Pribadi)
 

Banyak buku pemasaran mengajarkan pentingnya membangun kepercayaan konsumen (trust building). Namun, ada sebuah ironi yang jarang dibahas. Semakin sebuah bisnis berusaha keras terlihat dapat dipercaya, semakin besar peluang konsumen mempertanyakan kepercayaannya. Mengapa? Karena kepercayaan bukanlah sesuatu yang bisa diminta, apalagi dipaksakan. Kepercayaan adalah penilaian yang diberikan konsumen setelah menyaksikan integritas, kejujuran, komitmen, dan konsistensi sebuah bisnis dari waktu ke waktu.

Di era digital, ironi ini semakin terasa. Kita dibanjiri slogan “100% terpercaya”, testimoni pelanggan, ulasan bintang lima, hingga konten yang dirancang untuk meyakinkan calon pembeli. Semua itu memang dapat membantu konsumen mengenal sebuah merek. Namun, ketika komunikasi lebih menonjol daripada kualitas yang sesungguhnya, konsumen justru menjadi semakin skeptis. Mereka tidak lagi hanya bertanya, “Apakah produk ini bagus?”, tetapi juga, “Mengapa mereka begitu keras berusaha agar saya percaya?”

Sikap waspada itu bukan tanpa alasan. Kita hidup di zaman ketika kepalsuan semakin mudah diproduksi. Berita hoaks menyebar dalam hitungan detik. Foto dan video dapat dimanipulasi dengan kecerdasan buatan. Testimoni pelanggan dapat direkayasa, ulasan bisa dibeli, bahkan uang pun dapat dipalsukan. Di tengah begitu banyak “kepalsuan”, masyarakat belajar untuk tidak mudah percaya.

Fenomena itu tampak dalam kehidupan sehari-hari. Kini kita sering menemukan label seperti “100% kelapa asli”, “madu murni tanpa tambahan gula”, atau “kopi asli tanpa campuran”. Dahulu, keterangan semacam ini mungkin terasa berlebihan. Siapa yang mengira buah kelapa perlu dijelaskan bahwa ia benar-benar kelapa? Namun, hari ini yang asli justru harus bekerja lebih keras untuk membuktikan dirinya asli. Bukan karena kualitasnya menurun, melainkan karena batas antara yang autentik dan yang palsu semakin kabur.

Ironinya, semakin besar krisis kepercayaan di masyarakat, semakin besar pula godaan bagi pelaku usaha untuk mengejar citra sebagai bisnis yang paling dapat dipercaya. Padahal, kepercayaan tidak bekerja seperti iklan. Iklan dapat meningkatkan keterpaparan konsumen terhadap sebuah merek, promosi dapat mendorong pembelian pertama, tetapi kepercayaan tumbuh melalui pengalaman yang berulang. Konsumen percaya bukan karena sebuah merek mengaku jujur, melainkan karena mereka berkali-kali membuktikan bahwa merek tersebut memang jujur.

Di sinilah, menurut saya, konsep trust building perlu dimaknai ulang. Selama ini, trust building sering dipahami sebagai upaya komunikasi agar konsumen percaya. Padahal, trust building yang paling efektif pada akhirnya adalah integrity building. Kepercayaan tidak lahir dari kata-kata yang semakin meyakinkan, tetapi dari integritas yang semakin nyata. Dengan kata lain, yang sesungguhnya dibangun bukanlah kepercayaan itu sendiri, melainkan karakter bisnis yang membuat orang memiliki alasan untuk percaya.

pasang iklan di sini

Dalam kajian pemasaran, brand trust juga menjadi fondasi bagi lahirnya brand love. Konsumen umumnya tidak langsung mencintai sebuah merek. Mereka lebih dahulu mempercayainya melalui pengalaman yang konsisten. Dari kepercayaan itulah muncul keterikatan emosional, rasa bangga menggunakan merek tersebut, hingga kesediaan merekomendasikannya kepada orang lain. Artinya, brand love tumbuh di atas brand trust, sedangkan brand trust bertumbuh di atas integritas. Tanpa integritas, kepercayaan rapuh. Tanpa kepercayaan, kecintaan terhadap merek sulit bertahan.

Hal ini menjelaskan mengapa banyak usaha kecil mampu bertahan tanpa anggaran promosi yang besar. Mereka mungkin tidak memiliki iklan yang mewah atau slogan yang bombastis, tetapi mereka memiliki pelanggan yang terus kembali. Mereka tidak sibuk meminta orang percaya, melainkan sibuk menjaga kualitas produk, menepati janji, dan melayani pelanggan dengan sepenuh hati. Kepercayaan akhirnya tumbuh sebagai konsekuensi, bukan sebagai target yang dikejar setiap hari.

Sebaliknya, tidak sedikit bisnis yang menghabiskan banyak biaya untuk membangun citra, tetapi kehilangan pelanggan karena gagal menjaga konsistensi. Dalam dunia yang semakin transparan, satu pengalaman buruk dapat menyebar lebih cepat daripada seratus iklan yang dirancang dengan sempurna. Reputasi yang dibangun bertahun-tahun dapat runtuh hanya karena integritas dikorbankan demi keuntungan sesaat.

Mindful marketing menawarkan cara pandang yang berbeda. Fokusnya bukan bagaimana terlihat baik di mata konsumen, melainkan bagaimana benar-benar menjadi bisnis yang baik. Marketing bukan sekadar seni membentuk persepsi, tetapi juga cerminan karakter sebuah bisnis. Karena itu, ukuran keberhasilan pemasaran bukan hanya seberapa banyak orang mengenal merek kita, tetapi juga seberapa layak merek itu dipercaya.

Kepercayaan konsumen ibarat keteduhan sebuah pohon. Tak ada orang yang menanam keteduhan; yang ditanam adalah biji atau batang. Biji atau batang itu dipupuk, disiram, dirawat, dan dijaga hingga tumbuh menjadi pohon yang kokoh dan rindang. Keteduhan kemudian hadir dengan sendirinya, memberi manfaat bagi siapapun yang datang mendekat. Begitu pula dalam bisnis. Yang perlu ditanam setiap hari bukanlah kepercayaan, melainkan integritas, kejujuran, komitmen, dan konsistensi. Jika akar-akar itu tumbuh kuat, kepercayaan akan datang tanpa perlu diminta. Dan ketika kepercayaan telah tumbuh, kecintaan pelanggan akan mengikuti. Inilah makna terdalam dari trust building: bukan membuat orang percaya kepada kita, tetapi menjadi pribadi dan bisnis yang layak dipercaya. (*)

Continue Reading

Previous: Saat Bertahan Hidup Menjadi Prioritas, Masih Relevankah Etika dalam Marketing UMKM?
Next: Dalam Digitalisasi, yang Sulit Bukan Teknologinya, tetapi Memindahkan Rasa Aman

Trending Now

Mindful Digital Marketing: Mengapa Pemasaran Digital Membutuhkan Etika dan Empati Adi Prayuda Buku Mindful Digital Marketing 1

Mindful Digital Marketing: Mengapa Pemasaran Digital Membutuhkan Etika dan Empati

12 August 2026
Jelang Pemilihan Ketua KONI NTB, Lalu Wira Sakti Dorong Adu Gagasan dan Fokus Prestasi PON 2028 Lalu Wira Sakti mendorong pemilihan Ketua KONI NTB fokus pada prestasi olahraga dan PON 2028 2

Jelang Pemilihan Ketua KONI NTB, Lalu Wira Sakti Dorong Adu Gagasan dan Fokus Prestasi PON 2028

8 August 2026
Sambut PON 2028, Anak Muda NU NTB Dukung Gubernur Iqbal Pimpin KONI Pauzan Basri menyampaikan dukungan kepada Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal untuk memimpin KONI NTB 3

Sambut PON 2028, Anak Muda NU NTB Dukung Gubernur Iqbal Pimpin KONI

7 August 2026
Mahasiswa Biologi UNIZAR Jalani PKL di Balai Karantina NTB, Perkuat Kompetensi Biosafety Mahasiswa Biologi UNIZAR bersama pimpinan FMIPA dan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan NTB saat penyerahan peserta PKL. 4

Mahasiswa Biologi UNIZAR Jalani PKL di Balai Karantina NTB, Perkuat Kompetensi Biosafety

4 August 2026
KKN 40 UMMAT Bersama BPBD Lombok Barat Bangun Generasi Tangguh melalui Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana 5

KKN 40 UMMAT Bersama BPBD Lombok Barat Bangun Generasi Tangguh melalui Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana

4 August 2026
Dari Rp9 Ribu ke Rp120 Ribu: Apa yang Terjadi di Parkiran Pelabuhan Lembar? Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, NTB 6

Dari Rp9 Ribu ke Rp120 Ribu: Apa yang Terjadi di Parkiran Pelabuhan Lembar?

2 August 2026

Berita Terkait

Mindful Digital Marketing: Mengapa Pemasaran Digital Membutuhkan Etika dan Empati Adi Prayuda Buku Mindful Digital Marketing

Mindful Digital Marketing: Mengapa Pemasaran Digital Membutuhkan Etika dan Empati

12 August 2026
Dari Rp9 Ribu ke Rp120 Ribu: Apa yang Terjadi di Parkiran Pelabuhan Lembar? Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, NTB

Dari Rp9 Ribu ke Rp120 Ribu: Apa yang Terjadi di Parkiran Pelabuhan Lembar?

2 August 2026
Angka yang Salah dan Pertaruhan Marwah Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Presiden Indonesia ke-8.

Angka yang Salah dan Pertaruhan Marwah

1 August 2026
Laptop Tutup, Obrolan Buka: Pelajaran Marketing dari Kopsel Coffee di Jalan Harimau Kopsel Coffee

Laptop Tutup, Obrolan Buka: Pelajaran Marketing dari Kopsel Coffee di Jalan Harimau

1 August 2026
Ketika Tiga Kedai Kopi Berdiri Vertikal di Tunjungan Plaza Tiga jaringan kedai kopi - Fore Coffee, Excelso, dan Starbucks - tampak berdiri secara vertikal di atrium Tunjungan Plaza, Surabaya, Minggu malam (26/7/2026)

Ketika Tiga Kedai Kopi Berdiri Vertikal di Tunjungan Plaza

27 July 2026
Tring! by Pegadaian: Ketika Tubuh Ikut Memahami Kenaikan Harga Emas Foto emas, diambil dari https://pegadaian.co.id/artikel/emas/

Tring! by Pegadaian: Ketika Tubuh Ikut Memahami Kenaikan Harga Emas

26 July 2026

Berita Terpopuler

Mafindo NTB Bersama Pesantren Alam Sayang Ibu Lombok Barat Melaksanakan Kegiatan Implementasi AI Ready Asean Bagi Para Pendidik 1

Mafindo NTB Bersama Pesantren Alam Sayang Ibu Lombok Barat Melaksanakan Kegiatan Implementasi AI Ready Asean Bagi Para Pendidik

19 January 2026
Mafindo NTB Bersama PGRI Kota Mataram Melaksanakan Kelas Kecerdasan Artifisial  – AI Goes to School MAFINDO 2

Mafindo NTB Bersama PGRI Kota Mataram Melaksanakan Kelas Kecerdasan Artifisial  – AI Goes to School MAFINDO

23 October 2025
Bukan Sekadar Bersih-Bersih, KKN UMMAT dan Warga Sesela Perkuat Ketangguhan Desa dari Risiko Bencana 3

Bukan Sekadar Bersih-Bersih, KKN UMMAT dan Warga Sesela Perkuat Ketangguhan Desa dari Risiko Bencana

18 July 2026
Segini Harga Resmi iPhone 15 di Indonesia 4

Segini Harga Resmi iPhone 15 di Indonesia

14 October 2023
KKN 40 UMMAT Bersama BPBD Lombok Barat Bangun Generasi Tangguh melalui Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana 5

KKN 40 UMMAT Bersama BPBD Lombok Barat Bangun Generasi Tangguh melalui Edukasi dan Simulasi Mitigasi Bencana

4 August 2026
Jelang Pemilihan Ketua KONI NTB, Lalu Wira Sakti Dorong Adu Gagasan dan Fokus Prestasi PON 2028 Lalu Wira Sakti mendorong pemilihan Ketua KONI NTB fokus pada prestasi olahraga dan PON 2028 6

Jelang Pemilihan Ketua KONI NTB, Lalu Wira Sakti Dorong Adu Gagasan dan Fokus Prestasi PON 2028

8 August 2026
Pendaftaran Nomor Seluler Menggunakan Biometrik, Efektif? 7

Pendaftaran Nomor Seluler Menggunakan Biometrik, Efektif?

7 July 2026

Katalog Berita

  • Advertorial
  • Berita NTB
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kesehatan & Gaya Hidup
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik & Hukum
  • Teknologi

Paling Sering Dilihat

Parkir Semrawut di Depan RS Cahaya Medika Praya Dikeluhkan Warga, Kawal NTB Desak Penegakan Aturan 1

Parkir Semrawut di Depan RS Cahaya Medika Praya Dikeluhkan Warga, Kawal NTB Desak Penegakan Aturan

5 June 2025
Pawon Pengsong NTB: Memanjakan Lidah dengan Olahan Sehat dan Ramah Lingkungan! 2

Pawon Pengsong NTB: Memanjakan Lidah dengan Olahan Sehat dan Ramah Lingkungan!

27 September 2023
SMPN 7 Mataram Menerapkan Project Based Learning pada Outing Class ke Destinasi Wisata Khusus di Lombok 3

SMPN 7 Mataram Menerapkan Project Based Learning pada Outing Class ke Destinasi Wisata Khusus di Lombok

29 October 2023
Dugaan Penyerobotan Tanah Wakaf di Praya, Kawal NTB: Sertifikat Hak Pakai Diterbitkan Secara Ceroboh! 4

Dugaan Penyerobotan Tanah Wakaf di Praya, Kawal NTB: Sertifikat Hak Pakai Diterbitkan Secara Ceroboh!

5 August 2025
Hj. Nurhaidah Ucapkan Selamat kepada Pj. Walikota Bima 5

Hj. Nurhaidah Ucapkan Selamat kepada Pj. Walikota Bima

26 September 2023
Gali Mimpi dan Harapan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 7 Mataram 2023-2024 6

Gali Mimpi dan Harapan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 7 Mataram 2023-2024

21 October 2023
300 Nakes Disiapkan untuk MotoGP Mandalika 2023, Fasilitas Medis di RSUD NTB Siap Menangani 7

300 Nakes Disiapkan untuk MotoGP Mandalika 2023, Fasilitas Medis di RSUD NTB Siap Menangani

30 September 2023

Ads

  • Home
  • Politik & Hukum
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kesehatan & Gaya Hidup
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Opini
Copyright © 2023 KilasNusa.com