Janji Penyelesaian Sengkarut Lahan Mandalika Dipertanyakan, Aktivis Soroti Kinerja Sari Yuliati
Kilas Nusa, Mataram – Narasi mengenai berbagai prestasi Sari Yuliati selama menjabat sebagai anggota DPR RI kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah pihak menilai klaim keberhasilan yang beredar di media sosial dan diunggah para pendukungnya tidak sepenuhnya sejalan dengan kenyataan yang dirasakan masyarakat di lapangan.
Kritik tersebut datang dari Divisi Kebijakan Publik Pariwisata, Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kawal NTB, Lale Uswatun Hasanah. Ia menilai berbagai pertemuan yang pernah dilakukan bersama masyarakat, khususnya terkait persoalan sengkarut lahan di kawasan Mandalika, belum memberikan hasil nyata hingga saat ini.
Menurut Lale, dirinya pernah mendampingi sejumlah warga pemilik lahan di Mandalika untuk menyampaikan pengaduan langsung kepada Sari Yuliati saat masih menjabat sebagai pimpinan Komisi III DPR RI. Pertemuan itu berlangsung dengan harapan adanya tindak lanjut serius terhadap persoalan yang sudah lama dihadapi masyarakat.
“Waktu itu masyarakat datang dengan harapan besar agar persoalan lahan Mandalika bisa dibantu penyelesaiannya melalui jalur DPR RI. Namun sampai hari ini tidak ada kabar lanjutan maupun hasil yang dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan, saat pertemuan berlangsung di ruang Wakil Bupati Kabupaten Lombok Tengah, Sari Yuliati sempat berjanji akan membawa persoalan tersebut ke DPR untuk dibahas lebih lanjut. Akan tetapi, menurutnya, janji tersebut belum terealisasi hingga sekarang.
Lale menilai masyarakat membutuhkan kehadiran wakil rakyat yang benar-benar mampu menjadi saluran aspirasi dan memberikan solusi konkret terhadap persoalan yang dihadapi warga. Terlebih, konflik pertanahan di kawasan Mandalika dinilai sebagai persoalan krusial yang telah berlangsung cukup lama.
“Jangan hanya sebatas pencitraan atau seremonial pertemuan. Masyarakat ingin ada langkah nyata. Persoalan lahan ini menyangkut hak hidup warga dan sampai sekarang belum selesai,” tegasnya.
Ia juga menyoroti posisi strategis Sari Yuliati sebagai salah satu tokoh penting di Partai Golkar yang dinilai seharusnya memiliki kapasitas lebih besar untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat NTB, khususnya Pulau Lombok.
Lale meminta agar Sari Yuliati kembali mengedepankan semangat pengabdian kepada rakyat dan lebih serius memperjuangkan aspirasi masyarakat yang telah memberikan mandat politik kepadanya selama dua periode di DPR RI.
“Kalau memang serius membantu rakyat Lombok, tentu ada banyak cara dan kekuatan yang bisa dilakukan dengan kapasitas beliau di Senayan. Masyarakat berharap wakil rakyat hadir bukan hanya saat membutuhkan suara, tetapi juga ketika rakyat membutuhkan solusi,” pungkasnya.
