LAZISMU NTB Siap Salurkan Sedekah Qurban BPKH 1447 H untuk Masyarakat 3T di Lombok Barat
Kilas Nusa, Lombok Barat – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Republik Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui Program Sedekah Qurban BPKH 1447 Hijriah. Di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), pelaksanaan program tersebut dipercayakan kepada LAZISMU Kantor Wilayah Pembantu NTB sebagai mitra penyalur resmi.
Program ini menyasar masyarakat yang berada di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) di sejumlah daerah di NTB, khususnya di kawasan kepulauan dan lingkungan para penghafal Al-Qur’an yang membutuhkan perhatian dalam pemerataan distribusi bantuan sosial keagamaan.
Dalam pelaksanaan Sedekah Qurban BPKH 1447 H tahun ini, LAZISMU NTB akan melakukan penyembelihan satu ekor sapi dengan bobot sekitar 380 kilogram serta tiga ekor kambing atau domba dengan berat masing-masing sekitar 40 kilogram. Proses penyembelihan dijadwalkan berlangsung pada hari terakhir Tasyrik dengan tetap memperhatikan ketentuan syariat Islam dan prinsip pemerataan manfaat bagi masyarakat penerima.
Usai proses penyembelihan, daging qurban akan langsung didistribusikan kepada masyarakat pada sore harinya agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh penerima manfaat.
Distribusi hewan sedekah qurban difokuskan pada dua kategori penerima. Pertama, masyarakat yang berada di wilayah pulau terluar, tepatnya di Desa Gili Gede Indah, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Wilayah ini dipilih sebagai representasi daerah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses terhadap distribusi hewan qurban.
Kedua, program ini juga menyasar para penghafal Al-Qur’an di wilayah Sesela, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Para hafiz dan hafizah dinilai memiliki kontribusi besar dalam syiar Islam sehingga perlu mendapatkan perhatian melalui program-program sosial dan keumatan.
Perwakilan LAZISMU NTB, Wiryandinata, mengatakan bahwa kolaborasi antara BPKH dan LAZISMU diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan Iduladha secara lebih merata, khususnya bagi masyarakat yang selama ini jarang tersentuh distribusi hewan qurban.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap manfaat qurban dapat menjangkau masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap distribusi hewan qurban, sehingga kebahagiaan Iduladha dapat dirasakan secara lebih merata,” ujarnya.
Ia menambahkan, Program Sedekah Qurban BPKH bukan hanya sekadar penyaluran hewan qurban, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dan penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Program ini diharapkan mampu mempererat semangat gotong royong dan solidaritas sosial, terutama bagi masyarakat di wilayah 3T di Nusa Tenggara Barat. Kehadiran program qurban dari BPKH bersama LAZISMU NTB juga menjadi bukti bahwa distribusi manfaat Iduladha dapat menjangkau daerah-daerah yang membutuhkan perhatian lebih.
Dengan semangat berbagi dan kepedulian, Program Sedekah Qurban BPKH 1447 H diharapkan terus memberikan dampak positif bagi masyarakat serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan keislaman di tengah kehidupan sosial masyarakat NTB.
