UNIZAR Bekali Ratusan Mahasiswa KKN-PPM Ke-43, Fokus Transformasi Digital UMKM dan Desa Wisata di Lombok Barat
Kilas Nusa, Mataram – Universitas Islam Al-Azhar (UNIZAR) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penyelenggaraan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Ke-43. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Teater Ahmad Firdaus Sukmono UNIZAR, Selasa (14/7/2026), sebagai bekal bagi mahasiswa sebelum terjun langsung mengabdi di tengah masyarakat.
Sebanyak 266 mahasiswa akan melaksanakan KKN selama satu bulan di 12 desa yang tersebar di Kecamatan Lingsar dan Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Tahun ini, KKN-PPM mengangkat tema “Transformasi Pariwisata dan UMKM Desa Berbasis Inovasi dan Digitalisasi Berkelanjutan”, yang dinilai relevan dengan perkembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
UNIZAR Lepas 266 Mahasiswa Mengikuti KKN-PPM Ke-43
Pembekalan dihadiri Ketua Senat Akademik UNIZAR, Rektor UNIZAR, Wakil Rektor III, para dekan, ketua program studi, dosen pembimbing lapangan, hingga pejabat struktural di lingkungan kampus.
Ketua Panitia KKN-PPM Ke-43, Abdul Basit, S.Pd., M.E, menjelaskan bahwa tema yang diusung menjadi pedoman bagi mahasiswa dalam menyusun program kerja yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat desa.
“Tema ini diharapkan menjadi landasan bagi seluruh peserta untuk memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan potensi desa melalui inovasi, pemanfaatan teknologi digital, serta pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, peserta KKN berasal dari sembilan program studi, yakni Teknik Sipil (67 mahasiswa), Ilmu Hukum (70), Akuntansi (42), Agribisnis (42), Ekonomi Pembangunan (36), Agroekoteknologi (18), Ilmu Komputer (13), Biologi (8), serta Manajemen Bisnis Syariah dan Ekonomi Syariah sebanyak lima mahasiswa.
Menariknya, pelaksanaan KKN-PPM Ke-43 juga melibatkan empat mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur, sebagai bentuk kolaborasi antarperguruan tinggi.
Adapun lokasi pengabdian tersebar di Desa Batu Kumbung, Batu Mekar, Duman, Karang Bayan, Lingsar, Segerongan, Suranadi, Sesaot, Pakuan, Buwun Sejati, Mekar Sari, dan Reban Madani.
KKN-PPM Usung Transformasi Digital UMKM dan Desa Wisata
Mewakili Ketua LPPM UNIZAR, Kepala Bagian Publikasi dan HKI LPPM UNIZAR, Dr. Alvin Juniawan, S.Si., M.Si, menegaskan bahwa KKN-PPM merupakan program strategis yang menjadi implementasi nyata pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan desa.
“Mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
Alvin menilai tema KKN tahun ini selaras dengan visi UNIZAR dalam mendukung pengembangan potensi daerah, khususnya sektor pariwisata, sekaligus mendukung implementasi program prioritas pemerintah.
Ia menyoroti masih banyak produk UMKM desa yang memiliki kualitas baik namun belum mampu menembus pasar yang lebih luas akibat keterbatasan legalitas, sertifikasi, branding, dan pemasaran digital.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital menjadi solusi untuk meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memperluas akses pasar.
Kolaborasi UNIZAR dengan Pemerintah Perkuat Pengabdian Masyarakat
Sebagai bentuk sinergi dengan pemerintah daerah, UNIZAR menghadirkan narasumber dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB, Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lombok Barat, serta Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Lombok Barat.
Kehadiran berbagai instansi tersebut sekaligus memperkuat implementasi kerja sama yang telah dibangun melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UNIZAR dengan Pemerintah Provinsi NTB maupun Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.
Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat program-program pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan mahasiswa selama berada di lokasi KKN.
Mahasiswa Didorong Menjadi Agen Perubahan di Desa
Rektor UNIZAR, Dr. Ir. Muh. Ansyar, M.P, menilai tema KKN-PPM tahun ini sangat relevan dengan posisi NTB sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional.
Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata harus berjalan beriringan dengan penguatan UMKM desa agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu destinasi wisata yang terus berkembang. Di sisi lain, kita juga ingin mendorong desa-desa agar semakin berdaya melalui pengembangan UMKM yang inovatif,” ujarnya.
Rektor juga mengingatkan mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan lingkungan sosial selama menjalankan pengabdian.
“Keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasannya, tetapi juga oleh kemampuannya beradaptasi dengan lingkungan. Gunakan waktu satu bulan ini untuk belajar, mengabdi, dan memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat,” pesannya.
Ia menegaskan bahwa seluruh mahasiswa akan didampingi dosen pembimbing lapangan sehingga pelaksanaan program kerja dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat desa.
Di akhir sambutannya, Rektor secara resmi membuka Pembekalan KKN-PPM Ke-43 Universitas Islam Al-Azhar dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim.
Pembekalan Hadirkan Praktisi dan Pejabat Pemerintah
Pembekalan menghadirkan sejumlah praktisi dan pejabat pemerintah yang memberikan materi sesuai tema KKN.
Bambang Amirudin dari Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lombok Barat memaparkan strategi pengembangan desa wisata melalui inovasi, digitalisasi promosi, penguatan ekonomi kreatif, serta kolaborasi pentahelix.
Sementara itu, Zahrul Martayadi, S.STP., M.M dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB memberikan materi mengenai branding, labeling, legalitas usaha, desain kemasan, hingga strategi membangun identitas merek bagi produk UMKM.
Materi lainnya disampaikan H. Muhammad Fauzan, S.Ag., M.Pd dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB mengenai penguatan UMKM berbasis potensi lokal, digital marketing, dan pemanfaatan marketplace. Adapun Sumirah, S.Kom., M.Eng dari Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kabupaten Lombok Barat membekali mahasiswa mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) serta penyusunan program kerja berbasis potensi dan permasalahan desa. Seluruh sesi diskusi dipandu oleh moderator I Putu Septian Adi Prayuda, S.Si., M.S.M.
Melalui pembekalan tersebut, UNIZAR berharap para peserta KKN mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam memperkuat pengembangan desa wisata, meningkatkan daya saing UMKM, mempercepat transformasi digital, sekaligus menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
