Skip to content
Kilas Nusa

Kilas Nusa

Kolaboratif, Informatif, Inovatif

Primary Menu
  • Home
  • Politik & Hukum
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kesehatan & Gaya Hidup
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Opini

Mengapa Pelatihan Pembukuan UMKM Sering Gagal Mengubah Perilaku Pelaku Usaha?

Pelatihan pembukuan terus dilakukan, tetapi banyak pelaku UMKM tetap mencampur uang usaha dan pribadi. Mungkin masalahnya bukan pada teknik pembukuan, melainkan pada cara mereka memaknai usaha, uang, dan tujuan berbisnis.
Adi Prayuda 17 July 2026
Adi Prayuda, Dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIZAR (Foto: Dok. Pribadi)

Setiap kali ada pelatihan untuk pelaku UMKM, hampir dapat dipastikan salah satu materi yang selalu disampaikan adalah pentingnya memisahkan keuangan usaha dan keuangan pribadi. Alasannya jelas, agar arus kas lebih terkontrol, laba dapat dihitung dengan akurat, dan bisnis lebih mudah berkembang.

Tidak ada yang keliru dengan nasihat tersebut. Bahkan, banyak penelitian menunjukkan bahwa pencampuran keuangan menjadi salah satu faktor yang menghambat pertumbuhan UMKM. Namun, benarkah persoalannya sesederhana itu?

Jika pelatihan pembukuan telah berulang kali dilakukan oleh pemerintah, akademisi, perbankan, hingga berbagai lembaga pendamping, mengapa praktik mencampur uang usaha masih terus terjadi? Mungkin persoalannya bukan karena pelaku UMKM tidak tahu, melainkan karena kita terlalu sibuk mengobati gejalanya tanpa memahami akar masalahnya.

Banyak pendamping berasumsi bahwa persoalan ini murni soal kemampuan teknis. Padahal, setiap perilaku manusia selalu memiliki alasan yang menurut pelakunya terasa masuk akal. Sebelum mengubah perilaku, kita perlu memahami cara mereka memaknai usaha, uang, dan tujuan berbisnis.

Pertama, banyak pelaku UMKM belum memandang usahanya sebagai entitas yang terpisah dari dirinya. Dalam ilmu akuntansi dikenal konsep economic entity, tetapi dalam praktik sehari-hari yang muncul justru pola pikir, “Usaha ini ya saya.” Akibatnya, uang usaha dianggap tidak berbeda dengan uang di dompet sendiri. Mengambil uang kas untuk kebutuhan rumah bukan dianggap melanggar aturan, melainkan sesuatu yang terasa wajar.

Kedua, banyak pelaku UMKM sebenarnya tidak sedang membangun perusahaan, melainkan sedang menghidupi keluarganya. Fokus utama mereka bukan memperbesar aset, tetapi memastikan kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi. Ketika ada biaya sekolah, berobat, atau kebutuhan mendesak lainnya, uang usaha menjadi pilihan paling cepat. Dalam kondisi seperti ini, pencampuran keuangan bukan sekadar persoalan disiplin, tetapi strategi bertahan hidup.

Ketiga, kita sering menganggap semua UMKM memiliki tujuan yang sama, yaitu bertumbuh. Padahal, bagi sebagian pelaku usaha, bisnis hanyalah alat untuk mencapai kehidupan yang cukup. Jika kebutuhan keluarga telah terpenuhi, mereka merasa usahanya sudah berhasil. Ketika orientasi utamanya adalah kecukupan, membangun sistem pembukuan yang rapi sering kali tidak menjadi prioritas.

pasang iklan di sini

Keempat, ketidakpastian pendapatan membuat kas usaha berubah menjadi dana darurat keluarga. Berbeda dengan pegawai yang menerima gaji tetap setiap bulan, pendapatan pelaku UMKM naik turun mengikuti kondisi pasar. Selama ketidakpastian ini masih tinggi, memisahkan uang usaha dan uang pribadi terasa jauh lebih sulit daripada sekadar membuka rekening baru.

Kelima, budaya usaha keluarga juga berpengaruh. Banyak UMKM dijalankan bersama pasangan, anak, atau kerabat sehingga batas antara kepentingan keluarga dan kepentingan usaha menjadi sangat tipis. Di sisi lain, tidak sedikit pelaku UMKM yang masih memandang dirinya sebagai pekerja di dalam usahanya sendiri, bukan sebagai pemilik sebuah aset. Setiap uang yang masuk dianggap sebagai hasil kerja hari itu, bukan sebagai pendapatan perusahaan yang perlu dikelola untuk masa depan.

Karena itu, pendekatan pendampingan UMKM perlu bergeser. Mengajarkan cara membuat laporan keuangan tetap penting, tetapi itu baru menyentuh aspek teknis. Pendamping UMKM juga perlu menjadi fasilitator perubahan cara berpikir. Sebelum mengajarkan laporan laba rugi atau neraca, ada pertanyaan yang lebih mendasar yang perlu dijawab bersama pelaku usaha: Mengapa saya menjalankan usaha ini? Apakah sekadar untuk memenuhi kebutuhan hari ini, atau sedang membangun aset yang akan menghidupi keluarga dalam jangka panjang?

Selain itu, pelatihan keuangan sebaiknya tidak hanya berisi keterampilan teknis, tetapi juga menyentuh aspek psikologis dan perilaku. Misalnya, membantu pelaku UMKM membedakan perannya sebagai pemilik usaha dan sebagai anggota keluarga, menetapkan “gaji” bagi dirinya sendiri, serta membangun kebiasaan mengambil keputusan berdasarkan data, bukan sekadar kebutuhan sesaat.

Dalam perspektif Mindful Business, perubahan perilaku tidak terjadi karena seseorang diberi tahu apa yang harus dilakukan, melainkan karena ia menemukan makna baru di balik tindakannya. Ketika pelaku UMKM mulai melihat bahwa setiap rupiah yang tetap berada di kas usaha bukanlah uang yang “ditahan”, melainkan investasi bagi keberlangsungan usahanya sendiri, maka memisahkan keuangan bukan lagi menjadi kewajiban, tetapi keputusan yang lahir dari kesadaran.

Pada akhirnya, persoalan pembukuan bukan semata-mata persoalan akuntansi. Ia adalah persoalan cara manusia memaknai usaha, uang, dan masa depan. Sebab, usaha yang bertumbuh hampir selalu didahului oleh pemilik yang bertumbuh. Dan pembukuan yang baik hanyalah salah satu jejak yang ditinggalkan oleh perubahan cara berpikir tersebut. (*)

Continue Reading

Previous: Narasumber Disperindag NTB Bekali Mahasiswa UNIZAR Strategi Branding, Kemasan, dan Digital Marketing UMKM Desa

Trending Now

Mengapa Pelatihan Pembukuan UMKM Sering Gagal Mengubah Perilaku Pelaku Usaha? Pelaku UMKM sedang menghitung uang hasil penjualan dan mencatat transaksi di buku kas sederhana di meja usaha kecil. 1

Mengapa Pelatihan Pembukuan UMKM Sering Gagal Mengubah Perilaku Pelaku Usaha?

17 July 2026
Yudisium Fakultas Hukum UNIZAR 2026: 35 Sarjana Hukum Dikukuhkan, 21 Lulusan Raih Predikat Cumlaude Prosesi Yudisium Fakultas Hukum Universitas Islam Al-Azhar (UNIZAR) Tahun 2026 di Aula Abdurrahim dengan pengukuhan 35 sarjana hukum 2

Yudisium Fakultas Hukum UNIZAR 2026: 35 Sarjana Hukum Dikukuhkan, 21 Lulusan Raih Predikat Cumlaude

16 July 2026
Ironi Marketing: Semakin Ingin Dipercaya, Semakin Sulit Dipercaya Pelaku usaha membangun kepercayaan konsumen melalui integritas dan pelayanan yang konsisten. 3

Ironi Marketing: Semakin Ingin Dipercaya, Semakin Sulit Dipercaya

16 July 2026
Saat Bertahan Hidup Menjadi Prioritas, Masih Relevankah Etika dalam Marketing UMKM? Adi Prayuda 4

Saat Bertahan Hidup Menjadi Prioritas, Masih Relevankah Etika dalam Marketing UMKM?

15 July 2026
Digital Marketing: Jika Manipulasi Menghasilkan Penjualan, Mengapa Harus Berempati? Adi Prayuda 5

Digital Marketing: Jika Manipulasi Menghasilkan Penjualan, Mengapa Harus Berempati?

15 July 2026
Narasumber Disperindag NTB Bekali Mahasiswa UNIZAR Strategi Branding, Kemasan, dan Digital Marketing UMKM Desa Zahrul Martayadi dari Disperindag NTB memberikan materi branding, kemasan, dan digital marketing kepada mahasiswa KKN-PPM Ke-43 UNIZAR. 6

Narasumber Disperindag NTB Bekali Mahasiswa UNIZAR Strategi Branding, Kemasan, dan Digital Marketing UMKM Desa

14 July 2026

Berita Terkait

Narasumber Disperindag NTB Bekali Mahasiswa UNIZAR Strategi Branding, Kemasan, dan Digital Marketing UMKM Desa Zahrul Martayadi dari Disperindag NTB memberikan materi branding, kemasan, dan digital marketing kepada mahasiswa KKN-PPM Ke-43 UNIZAR.

Narasumber Disperindag NTB Bekali Mahasiswa UNIZAR Strategi Branding, Kemasan, dan Digital Marketing UMKM Desa

14 July 2026
Erwin Irawan Bangun Morikai, Alumni Agribisnis yang Angkat Kelor NTB Menjadi Produk Bernilai Nasional Erwin Irawan pendiri Morikai memperkenalkan produk olahan kelor khas Nusa Tenggara Barat

Erwin Irawan Bangun Morikai, Alumni Agribisnis yang Angkat Kelor NTB Menjadi Produk Bernilai Nasional

13 July 2026
SPN/KSPI NTB Dorong Transparansi Program Desa Berdaya, Minta Pemerintah Buka Data Penerima Manfaat dan Hasil Evaluasi

SPN/KSPI NTB Dorong Transparansi Program Desa Berdaya, Minta Pemerintah Buka Data Penerima Manfaat dan Hasil Evaluasi

10 July 2026
Mahasiswa FEB UNIZAR Magang di Setda NTB, Terlibat Langsung dalam Tata Kelola Pembangunan Daerah Yap Rizal Muhlis mahasiswa FEB UNIZAR saat menjalani program magang di Biro Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTB.

Mahasiswa FEB UNIZAR Magang di Setda NTB, Terlibat Langsung dalam Tata Kelola Pembangunan Daerah

6 July 2026
KPU NTB Temukan SK Kepengurusan PPP di Sipol Tak Sesuai UU Partai Politik, Tegaskan Masih Bersifat Administratif Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU NTB, Mastur, menjelaskan temuan ketidaksesuaian administrasi SK kepengurusan DPW PPP NTB dalam Sipol.

KPU NTB Temukan SK Kepengurusan PPP di Sipol Tak Sesuai UU Partai Politik, Tegaskan Masih Bersifat Administratif

3 July 2026
Forum Mahasiswa Kecamatan Pringgarata Resmi Dilantik, Siap Berkontribusi untuk Kemajuan Daerah

Forum Mahasiswa Kecamatan Pringgarata Resmi Dilantik, Siap Berkontribusi untuk Kemajuan Daerah

27 June 2026

Berita Terpopuler

Mengapa Pelatihan Pembukuan UMKM Sering Gagal Mengubah Perilaku Pelaku Usaha? Pelaku UMKM sedang menghitung uang hasil penjualan dan mencatat transaksi di buku kas sederhana di meja usaha kecil. 1

Mengapa Pelatihan Pembukuan UMKM Sering Gagal Mengubah Perilaku Pelaku Usaha?

17 July 2026
Guru Honorer SD Lombok Tengah Mengejar Keadilan: Tuntutan untuk SK Penempatan 2

Guru Honorer SD Lombok Tengah Mengejar Keadilan: Tuntutan untuk SK Penempatan

21 September 2023
Motor Cross Grand Prix (MXGP) 2024 Kembali Ke NTB dengan 2 Seri! 3

Motor Cross Grand Prix (MXGP) 2024 Kembali Ke NTB dengan 2 Seri!

21 September 2023
Langkah Cepat Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, untuk Membawa NTB ke Masa Depan: NTB Maju Melaju! 4

Langkah Cepat Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi, untuk Membawa NTB ke Masa Depan: NTB Maju Melaju!

21 September 2023
Semangat Baru Partai Garuda di NTB: Pelatihan Calon Legislatif dan Strategi Politik untuk Pemilu 2024 5

Semangat Baru Partai Garuda di NTB: Pelatihan Calon Legislatif dan Strategi Politik untuk Pemilu 2024

21 September 2023
Jadwal Pendaftaran Pasangan Capres-Cawapres Pemilu 2024 Mulai Dibahas oleh DPR 6

Jadwal Pendaftaran Pasangan Capres-Cawapres Pemilu 2024 Mulai Dibahas oleh DPR

22 September 2023
Mogok Kerja Pekerja Apple Store di Prancis Saat Peluncuran iPhone 15 7

Mogok Kerja Pekerja Apple Store di Prancis Saat Peluncuran iPhone 15

22 September 2023

Katalog Berita

  • Advertorial
  • Berita NTB
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kesehatan & Gaya Hidup
  • Olah Raga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik & Hukum
  • Teknologi

Paling Sering Dilihat

Parkir Semrawut di Depan RS Cahaya Medika Praya Dikeluhkan Warga, Kawal NTB Desak Penegakan Aturan 1

Parkir Semrawut di Depan RS Cahaya Medika Praya Dikeluhkan Warga, Kawal NTB Desak Penegakan Aturan

5 June 2025
SMPN 7 Mataram Menerapkan Project Based Learning pada Outing Class ke Destinasi Wisata Khusus di Lombok 2

SMPN 7 Mataram Menerapkan Project Based Learning pada Outing Class ke Destinasi Wisata Khusus di Lombok

29 October 2023
Pawon Pengsong NTB: Memanjakan Lidah dengan Olahan Sehat dan Ramah Lingkungan! 3

Pawon Pengsong NTB: Memanjakan Lidah dengan Olahan Sehat dan Ramah Lingkungan!

27 September 2023
Dugaan Penyerobotan Tanah Wakaf di Praya, Kawal NTB: Sertifikat Hak Pakai Diterbitkan Secara Ceroboh! 4

Dugaan Penyerobotan Tanah Wakaf di Praya, Kawal NTB: Sertifikat Hak Pakai Diterbitkan Secara Ceroboh!

5 August 2025
Hj. Nurhaidah Ucapkan Selamat kepada Pj. Walikota Bima 5

Hj. Nurhaidah Ucapkan Selamat kepada Pj. Walikota Bima

26 September 2023
Gali Mimpi dan Harapan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 7 Mataram 2023-2024 6

Gali Mimpi dan Harapan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMPN 7 Mataram 2023-2024

21 October 2023
300 Nakes Disiapkan untuk MotoGP Mandalika 2023, Fasilitas Medis di RSUD NTB Siap Menangani 7

300 Nakes Disiapkan untuk MotoGP Mandalika 2023, Fasilitas Medis di RSUD NTB Siap Menangani

30 September 2023

Ads

  • Home
  • Politik & Hukum
  • Pendidikan
  • Teknologi
  • Ekonomi & Bisnis
  • Kesehatan & Gaya Hidup
  • Pariwisata
  • Olahraga
  • Opini
Copyright © 2023 KilasNusa.com