
Sesela, Lombok Barat — Senin, 3 Agustus 2026. Mahasiswa KKN 40 Universitas Muhammadiyah Mataram melaksanakan kegiatan sosialisasi, edukasi, dan simulasi mitigasi serta kesiapsiagaan bencana bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Generasi yang Tangguh untuk Mewujudkan Desa yang Siaga” sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Kegiatan yang diisi oleh Pak Lutfi dan Pak Komang dari BPBD Kabupaten Lombok Barat ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. Peserta mendapatkan edukasi terkait pengenalan potensi bencana, langkah-langkah mitigasi, serta tindakan yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi.
Tidak hanya melalui penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan simulasi mitigasi dan kesiapsiagaan bencana yang dipandu langsung oleh BPBD Lombok Barat. Melalui simulasi tersebut, peserta diajak untuk memahami langkah yang tepat dalam menghadapi situasi darurat, mulai dari merespons bencana, menjaga keselamatan diri, hingga melakukan evakuasi menuju tempat yang aman.
Ketua Kelompok KKN 40, Aldi Insanul Ikhyak, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat, khususnya generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta tidak hanya memahami teori mengenai kebencanaan, tetapi juga memiliki kesiapan dan keterampilan untuk mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi darurat,” ujar Aldi.

Kegiatan ini disusun berdasarkan analisis terhadap kebutuhan masyarakat akan pengetahuan kebencanaan yang praktis dan mudah diterapkan. Kurangnya pemahaman mengenai langkah penyelamatan diri, jalur evakuasi, serta tindakan yang tepat dalam kondisi darurat dapat meningkatkan risiko kepanikan dan korban ketika bencana terjadi. Oleh karena itu, KKN 40 Universitas Muhammadiyah Mataram yang berada di bawah pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan, Nurliya Ni’matul Rohmah, M.Kom.I., memandang edukasi dan simulasi kebencanaan sebagai langkah penting untuk membekali generasi muda dengan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan dalam melindungi diri sendiri serta membantu orang lain saat menghadapi bencana.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, serta praktik simulasi. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung, sehingga edukasi kebencanaan dapat disampaikan secara lebih mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Melalui kolaborasi antara KKN 40 Universitas Muhammadiyah Mataram dan BPBD Kabupaten Lombok Barat, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya sadar bencana serta memperkuat kesiapsiagaan masyarakat Desa Sesela dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Membangun generasi yang tangguh hari ini, untuk mewujudkan Desa Sesela yang lebih siap dan siaga menghadapi bencana.
